Peristiwa

Cekcok Rumah Tangga Berujung Maut, Pria di Mojokerto Diduga Bunuh Mertua dan Lukai Istri

×

Cekcok Rumah Tangga Berujung Maut, Pria di Mojokerto Diduga Bunuh Mertua dan Lukai Istri

Sebarkan artikel ini
Rumah kontrakan di Mojokerto menjadi lokasi peristiwa tragis yang menewaskan seorang wanita dan melukai korban lainnya.Foto: Wibowo

Mojokerto,Sekilasmedia.com– Peristiwa tragis mengguncang warga Dusun Sumbertempur, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Rabu pagi (6/5/2026).

Seorang pria berinisial S (40) diduga melakukan aksi kekerasan dalam rumah tangga yang berujung pada tewasnya sang mertua dan luka berat pada istrinya.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Siti Arofah. Ia tewas di lokasi kejadian setelah mengalami luka serius, terutama di bagian leher. Sementara itu, istri pelaku, Sri Wahyuni (36), mengalami luka berat dan saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD dr Wahidin Sudirohusodo.

Usai kejadian, pelaku langsung melarikan diri dan kini dalam pengejaran aparat kepolisian.

Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, insiden bermula saat korban Siti Arofah datang ke rumah kontrakan putrinya untuk mengantarkan paket. Namun, setibanya di lokasi, ia mendapati anaknya tengah terlibat cekcok dengan suaminya.

BACA JUGA :  Bus Brimob Alami Kecelakaan Tunggal di Tol Pandaan-Malang, Sopir Meninggal Dunia

Diduga berniat melerai pertengkaran tersebut, korban justru menjadi sasaran amukan pelaku.

“Awalnya ibunya datang mengantar paket. Di dalam ternyata sedang ada pertengkaran. Saat mencoba melerai, malah ikut diserang,” ujar Jumiati (36), kerabat korban.

Pelaku diduga lebih dulu menganiaya istrinya di dalam rumah, bahkan sempat mengurung korban di salah satu ruangan. Setelah itu, pelaku menyerang mertuanya di bagian depan rumah hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Sempat Bersikap Tenang Usai Kejadian
Seorang warga mengaku sempat melihat pelaku tidak lama setelah kejadian. Saat itu, pelaku terlihat berusaha membersihkan darah di tangannya.

“Dia bilang tangannya kena pecahan kaca, lalu pergi begitu saja,” ungkap salah satu tetangga.

Tak lama berselang, warga menemukan kedua korban dalam kondisi bersimbah darah di dalam rumah kontrakan tersebut.

BACA JUGA :  Yulianto Gresik Meninggal Dunia Mendadak, SOSOK JURNALIS TOKOH PARTAI BERKARYA JATIM

Profil Pelaku
Diketahui, pelaku sehari-hari bekerja sebagai penjual balon keliling dan kerap mengenakan kostum badut. Pasangan ini memiliki dua anak, yakni satu anak sambung yang masih duduk di bangku SMP dan satu anak kandung yang masih balita.

Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar, mengingat keluarga tersebut selama ini dikenal tinggal cukup lama di lingkungan tersebut.

Kapolsek Puri AKP Sutakat membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa penanganan kasus kini telah diambil alih oleh Satreskrim Polres Mojokerto.

“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan sedang ditangani oleh Polres,” ujarnya.

Saat ini, polisi terus melakukan pengejaran terhadap pelaku serta mendalami motif di balik aksi kekerasan tersebut. Sejumlah saksi telah diperiksa dan olah tempat kejadian perkara (TKP) juga telah dilakukan guna mengungkap secara menyeluruh latar belakang peristiwa.(Wo)