Investigasi

PROYEK BANGUNAN TANGGUL BELUM GENAP 1 TAHUN AMBROL PERLU DISOROT

×

PROYEK BANGUNAN TANGGUL BELUM GENAP 1 TAHUN AMBROL PERLU DISOROT

Sebarkan artikel ini

Lumajang,sekilasmedia.com Hujan deras mengguyur wilayah Lumajang selama _+ 12 jam. Sehingga Pada hari Selasa, 6 Nopember 2018 telah terjadi kenaikan debit air Kaliasem Lumajang sehingga air meluap keluar hingga ke lahan sekitar sungai kecil / sudetan. Air menggenangi 2 rumah yang masih di bangun di atas kavling Al Hidayah.

Sebagai penyebab jebolnya tanggul tersebut karena tidak mampu menampung luapan air hujan intesitas sedang hingga deras di wilayah Lumajang selama -+ 12 jam.

BACA JUGA :  Masyarakat Bali Menang, Amdal PT TWBI Jatuh Tanggal

Hingga kini air meluap melalui resapan yg cukup kuat dibawah tanggul bronjong dam gambiran mengarah ke timur sungai.

Dampak dari jebolnya tanggul sepanjang 10 meter tersebut yang mengakibatkatkan Lahan sawah milik warga tergenang air.

Tidak itu saja, yang tergenang sejumlah bangunan milik masyarakat berupa Rumah Kavling Alhidayah berhenti tidak bisa dilanjutkan kembali karena alat bangunan berupa pasirnya hanyut.
Saat itu petugas yang tinjau lokasi dariTRC PB BPBD kab. Lumajang PSDA Prop Jatim di Lumajang lalu dariDinas PUTR Kab. Lumajang kemudian Pemerintah Kecamatan Lumajang
-Kelurahan Rogotrunan juda dari Koramil 0821/01 Lumajang Tagana Lumajang.

BACA JUGA :  Jadi Sorotan, Pembeli BBM Pertalite Gunakan Motor Thunder Marak di Bali

Kemudian Peralatan yang sangat dibutuhkan Terpal untuk menahan air,hingga jebolnya tidak melebar,”pungkasnya(kar)