Investigasi

Proyek PDAB Provinsi Jatim,belum 6 bulan Plengsengan Sudah Ambrol

×

Proyek PDAB Provinsi Jatim,belum 6 bulan Plengsengan Sudah Ambrol

Sebarkan artikel ini
Kondisi bangunan yang ambrol

 

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Gerakan Lor Kali Bangkit terpaksa harus mengirim surat dan koordinasi dengan pihak terkait atas kejadian pada hari Senin (3/12), yakni Ambrolnya bangunan Penahan Tanah yang diduga tak kuat menahan beban volume air akibat hujan deras, akibatnya plengsengan yang di bangun diduga asal-asalan berada di kawasan Dusun Wates Desa Kupang Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto ini Ambrol.

Andik londo(33) selaku Tokoh Pemuda di gerakan lor kali bangkit mengatakan, Ambrolnya plengsengan yang baru di bangun tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 pada hari senin (3/12) saat hujan deras sedang mengguyur.

BACA JUGA :  Warga Mulai Keluhkan Proyek U-Geter Senilai 9 Miliar di Jalan RA Basuni

Sebelumnya, ia mengatakan sempat memprotes ke pihak Kepala Dinas PU atas pembangunan asal asalan tanpa perencanaan jelas tersebut,

” Pembanguan seperti itu menurut saya asal asalan kayaknya kurang koordinasi antara PDAB atau PUPR provinsi dengan PUPR Kabupaten Mojokerto dan saya menduga tidak ada perencanaan yang jelas,dengan kita melihat bangunannya saja kita akan paham jelas tidak standart dan asal-asalan terbukti hujan deras sedikit aja sudah ambrol,

Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan Kerjaan ini nominalnya Besar anehnya kerjaan tersebut di luar perencanaan dengan tanpa adanya adendum.

BACA JUGA :  Miris, Depo Arsip Kota Mojokerto, Ditumbuhi Semak Belukar, Tanpa CCTV, dan Tak Ada Satpam

“Ya jadinya bisa kita lihat hasilnya terjadi ambrol , hal ini akan kita segera buat laporan ke Inspektorat Provinsi dan BPKP agar segera di tindak lanjuti apakah ini melanggar atau tidak ” lanjutnya.

Sementara itu, Didik selaku Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto ketika di konfirmasi melalui WA pribadinya mengatakan, plengsengan tersebut bukan tanggungjawabnya karema itu bukan kerjaan dari Dinas PUPR yang di pimpinnya.

Terpisah , Pihak Kontraktor Jaenal siap memperbaiki karena masih merupakan tanggung jawabnya karena masih dalam tahab pemeliharaan,dan mengakui kalau kerjaan itu tanpa site plan,hanya inisiatif kita sebagai pengaman pipa,” tandasnya.(wo)