Peristiwa

Dikabarkan Hilang, Pendaki Rusia Ditemukan Selamat

×

Dikabarkan Hilang, Pendaki Rusia Ditemukan Selamat

Sebarkan artikel ini

Karangasem Bali, Sekilasmedia.com – Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia yang sebelumnya dikabarkan menghilang lantaran nekat mendaki Gunung Agung, meski telah ada larangan akhirnya ditemukan selamat.

Warga Rusia itu adalah, Alexander, oleh Tim SAR Karangasem berhasil dievakuasi. Ia mengalami mengalami cidera kaki kiri dan pergelangan tangan kiri. Tim pertama yang membawa korban sudah bertemu dengan tim ke dua di ketinggian 1777 MDPL.

” Sekarang masih diatas gunung, berjalan dengan dipapah, kakinya masih diberi treatmen karna lebam. Medan yang terjal membuat proses evakuasi menjadi sulit, ” ujar Ida Bagus Surya, Kasi Ops SAR Denpasar, Sabtu (26/1).

BACA JUGA :  Sengaja Senggol Polisi, Sopir Angkot Digiring Masuk Bui, Videonya Viral

Dijelaskan, awalnya empat WNA ini mendaki secara bersama-sama. Saat di ketinggian 2049 meter di atas permukaan laut (MDPL), Aleksander mengalami cedera kaki. Lantaran kondisi kaki yang terluka, oleh tiga temannya, ia disuruh beristirahat dan temannya melanjutkan pendakian. Namun, 20 menit kemudian tiga temannya kembali dan mendapati Aleksander sudah tidak ada di tempat.

Sementara, Kepala BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa, mengaku sangat menyayangkan adanya wisatawan yang masih saja membandel. Lantaran Gunung Agung diradus 4 km, sudah ada larangan masyarakat melakukan aktivitas apapun termasuk mendaki.

” Kita sangat sayangkan jika terjadi demikian, imbauan sudah kita sebarkan dan ternyata ada tamu memaksakan diri, ” kesal Arimbawa.

BACA JUGA :  UCAPAN RASA SYUKUR KELUARGA ALWI TERHADAP POLRES LUMAJANG

Saat ini pihaknya bersama petugas terkait sedang mencari informasi apakah para WNA ini beranagkat sendiri atau ada pemandunya. Sebab, kendala dari adanya wisatawan membandel ini karena banyaknya jalur tikus pendakian Gunung Agung. Resminya, ada tiga jalur yakni, lewat Pura Besakih, di Pengubengan, Pura Pasar Agung di Selat, dan Pura Yeh Kori di Bebandem.

” Kami koordinasi dengan tim SAR. Untuk kendalanya ada di jalur tikus yang ada di Tulamben dan Kubu. Kita sudah koordinasikann petugas Polisi Hutan menjaga di sana. Namun, kami kesulitan karena banyak jalur di sana, ” pungkasnya. (soni)