Daerah

Dinkes Gelar Revitalisasi Desa/Kelurahan Siaga Aktif Bagi Petugas Kesehatan di Desa

×

Dinkes Gelar Revitalisasi Desa/Kelurahan Siaga Aktif Bagi Petugas Kesehatan di Desa

Sebarkan artikel ini

PROBOLINGGO, Sekilasmedia.com – Dalam rangka meningkatkan kapasitas petugas kesehatan di desa (perawat dan bidan di ponkesdes) dalam upaya mengaktifkan desa/kelurahan siaga aktif di Kabupaten Probolinggo, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan revitalisasi desa/kelurahan siaga aktif bagi petugas kesehatan di desa se-Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan yang dilaksanakan di Paseban Sena Hotel dan Restoran Probolinggo ini dibagi menjadi 3 (tiga) angkatan dan masing-masing diikuti oleh 40 orang peserta terdiri dari perawat dan bidan ponkesdes. Secara resmi kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr Anang Budi Yoelijanto, Rabu (6/2/2019).

Angkatan I dilaksanakan Rabu dan Kamis (6-7/2/2019) dengan peserta dari Puskesmas Curahtulis, Tongas, Sukapura, Lumbang dan Sumberasih. Angkatan II dilaksanakan Jum’at dan Sabtu (8-9/2/2019) dengan peserta dari Puskesmas Maron, Suko, Dringu, Gending, Banyuanyar dan Klenang Kidul. Serta angkatan III dilaksanakan Selasa dan Rabu (12-13/2/2019) dengan peserta dari Puskesmas Tegalsiwalan, Sumber, Leces, Jorongan, Wonomerto, Bantaran dan Kuripan.

BACA JUGA :  50 IKM Ikuti Pelatihan Konveksi Disperindag Kab. Tulungagung

Kasi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Kabupaten Probolinggo Sri Rusminah mengungkapkan upaya promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan ditujukan untuk mencapai target di tahun 2018 yaitu indikator desa siaga aktif Purnama Mandiri 13% dan Posyandu Purnama Mandiri 72%.

“Hasil capaian di Kabupaten Probolinggo tahun 2018, untuk posyandu purnama mandiri sudah melebihi target yaitu 74%. Sedangkan desa/kelurahan siaga PURI belum mencapai target yaitu sebesar 1%,” ungkapnya.

Menurut Rusminah, melalui desa/kelurahan siaga aktif diharapkan kasus-kasus penyakit baik menular maupun tidak menular dapat ditekan, masyarakat aktif mengembangkan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana dan mewujudkan lingkungan yang sehat.

“Disamping itu, untuk meningkatkan cakupan dan kualitas desa siaga aktif PURI di Kabupaten Probolinggo. Serta meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan masalah kesehatan prioritas. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka upayanya adalah meningkatkan kegiatan pengembangan desa/kelurahan siaga aktif agar meningkat stratanya,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Kebutuhan Air adalah Kebutuhan Mendasar dan Krusial

Sementara Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto mengharapkan agar dengan kegiatan revitalisasi desa/kelurahan siaga aktif ini desa siaga yang ada bisa semakin aktif sehingga mendorong kemandirian masyarakat untuk menjaga kesehatan, baik dalam upaya menciptakan layanan kesehatan yang baik maupun mengupayakan pembiayaan kesehatan.

“Dampak yang kami harapkan dari kegiatan ini akan menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) serta pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang saat ini menjadi permasalahan kita bersama,” katanya.

Selama kegiatan ini para perawat dan bidan ponkesdes ini mendapatkan materi kebijakan dan strategi peningkatan desa/kelurahan siaga aktif, P4K, pencatatan dan pelaporan P4K, Survey Mawas Diri (SMD), Musyawarah Masyarakat Desa (MMD), telaah desa siaga, poskesdes, pencatatan dan pelaporan desa siaga serta sarana alkes dalam mendukung penanganan kegawatdaruratan di desa.(wan/rul).