Asahan,Sekilasmedia.com-Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi memimpin Deklarasi Pilkades Damai dalam rangka Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Asahan Tahun 2026. Acara berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan pada Selasa (1/9/2026), menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama mewujudkan proses demokrasi yang aman, tertib, damai, dan demokratis di tingkat desa.
Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Asahan, para Asisten Sekretariat Daerah, pimpinan OPD, para Camat, panitia pemilihan kabupaten hingga desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kepala Desa, serta 128 calon kepala desa yang bersaing di 43 desa dari 18 kecamatan se-Kabupaten Asahan. Dalam laporannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Darwinsyah Lubis, S.STP., menjelaskan deklarasi ini meneguhkan kesediaan seluruh calon untuk menaati peraturan, saling menghormati, menolak politik uang dan provokasi, serta meneruskan semangat damai kepada tim kampanye dan pendukung. Tahapan kegiatan mencakup masa kampanye 29 September–1 Oktober, masa tenang 2–6 Oktober, serta pemungutan suara pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Kapolres Asahan AKBP Adi Dharma Pramudhita, S.H., S.I.K., M.Sc.IT., mengajak para calon bersikap sportif dan siap menerima hasil apa adanya, tetap merangkul pihak lain serta mengendalikan simpatisan agar menjauhi tindakan anarkis, isu SARA, dan berita bohong. Sementara itu, Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., menekankan semangat persaudaraan melalui slogan “Pilihan Boleh Beda, Tetap Bersaudara” dan semboyan “SIAGAM – Partisipasi Asahan Gembira, Aman Memilih”, mengajak memandang perbedaan pilihan sebagai bagian dari demokrasi yang harus disikapi dewasa, dengan TNI-Polri tetap menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Bupati Asahan dalam sambutannya menegaskan bahwa pilkades adalah wujud demokrasi yang langsung menyentuh masyarakat, guna memilih pemimpin yang mampu membawa desa mandiri, maju, dan sejahtera. Ia mengingatkan deklarasi damai bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen moral untuk menjaga kehormatan proses pemilihan, berkompetisi secara sehat, serta menyampaikan visi dan misi dengan cara santun dan sesuai aturan.
Kontestasi tahun ini melibatkan 128 calon di 43 desa tersebar di 18 kecamatan. Keberhasilan pelaksanaannya membutuhkan kedewasaan dan tanggung jawab semua pihak—mulai panitia, calon, hingga masyarakat—agar pesta demokrasi berjalan lancar tanpa gangguan dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar dipercaya rakyat.
Acara deklarasi berjalan aman, tertib, lancar, dan penuh suasana kondusif. Semangat persatuan dan kesatuan menjadi landasan kuat bagi seluruh elemen Kabupaten Asahan untuk menyukseskan Pilkades Serentak 2026 yang bermartabat, berintegritas, dan melahirkan pemimpin desa yang berdedikasi bagi kemajuan serta kesejahteraan warga.






