Kriminal

Maling Sapi Naik Pangkat “Satu Kandang Empat Ekor Sapi Disikat”

×

Maling Sapi Naik Pangkat “Satu Kandang Empat Ekor Sapi Disikat”

Sebarkan artikel ini
Foto
Foto kapolres sedang melakukan olah tkp di lokasi pencurian

LUMAJANG, Sekilasmedia.com – Wadah dusun Krajan 2, Desa Sumberwringin Kecamatan Klakah berduka, pasalnya Sumito (60) telah kehilangan 4 ekor sapinya, Selasa (09/07/2019).

Peristiwa tersebut baru di ketahui oleh korban sekitar jam 04.00 dini hari.” Jam 23.45 saat saya beri makan, sapi masih ada semua, tau-tau paginya sudah tidak ada dan hanya tinggal 1 ekor”, terang P.Sumito.

Sontak saja kejadian itu membuat P. Sumito merasa kaget, mengetahui kejadian tersebut pihaknya langsung menghubungi pihak desa setempat yang selanjutnya dibantu warga yang lain berupaya mencari keberadaan sapinya yang hilang.

“Dibantu ratusan warga, kini melakukan pencarian sampai ke buwek, tadi sudah mengirim nasi 125 bungkus untuk makan yang membantu pencarian, masih kurang lalu kirim lagi”, ujarnya.

BACA JUGA :  Mobil Hasil Curian Dibiarkan Tergeletak Dipinggir Jalan Baypass Mojokerto

Dari 4 ekor sapi yang di gondol maling, 3 ekor adalah miliknya, sementara yang 1 ekor milik orang lain yang ia rawat, kerugian di perkirakan puluhan juta rupiah.

P.Sumito berharap sapi miliknya yang hilang di curi maling bisa ditemukan kembali. ” Ya muda-mudahan bisa ketemu”, harapnya.

Menurut keterangan dari warga, di dusun krajan 2 malam itu selain P Sumito, rumah Rasid juga di satroni oleh kawanan maling sapi, namun pemilik rumah terbangun sehingga sapinya selamat. ” Tadi malam di rumah rasid juga sapinya 3 ekor sudah di keluarkan dari kandang, tapi orangnya terbangun dan sapi milik rasid selamat, tidak sempat dibawa oleh maling”, ungkap Warga setempat.

BACA JUGA :  Sudah Bocor Kepada Masyarakat, Operasi Motor Bodong Tidak Berjalan Mulus

Sementara itu, Kapolsek Klakah Ajun Komisaris Polisi M. Sidik SH saat di konfirmasi media ini di kantornya dihari yang sama, Kaposek membenarkan akan kejadian tersebut dan pihaknya dengan Tim Cobra sudah berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan pencarian melalu jejak kaki sapi dan juga menggunakan drone serta anjing pelacak, namun sementara ini sapi yang hilang belum di ketemukan.

“Tadi pak Kapolres memimpin langsung proses pencarian, kita terus berupaya melakukan pencarian dengan menggunakan anjing pelacak dan juga drone, namun masih belum di ketemukan, jejaknya hilang di pertigaan desa duren, diperkirakan naik kendaraan”, kata Kapolsek.

“Saya menghimbau kepada msyarakat untuk meningkatkan giat satgas keamanan desa (SKD) dan memperketat penjagaan yang ada di desa”, pungkasnya.(Maria)