Kriminal

Belanja Tak Bawa Uang, Ibu Rumah Tangga Sikat Dompet Pedagang

×

Belanja Tak Bawa Uang, Ibu Rumah Tangga Sikat Dompet Pedagang

Sebarkan artikel ini
Nekat Mencuri Bahan Belanjaan, Lantaran Tidak Membawa Uang Belanja
foto Nekat Mencuri Bahan Belanjaan, Lantaran Tidak Membawa Uang Belanja
Nekat Mencuri Bahan Belanjaan, Lantaran Tidak Membawa Uang Belanja
foto Nekat Mencuri Bahan Belanjaan, Lantaran Tidak Membawa Uang Belanja

Surabaya, Sekilasmedia.com – Belanja tak bawa uang, Lutfiana ibu rumah tangga 25 tahun, warga Jalan Kedungmangu, Kenjerang, Surabaya, Rabu (24/7/2019) terpaksa diamankan petugas. Ia kedapatan warga mencuri uang pedagang sayur, sehari sebelumnya.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.15 WIB, di Jalan Platuk Donomulyo I G No. 22 E Surabaya. Saat kejadian, ia (tersangka) awalnya mendatangi korban Sukma Wiji yang sedang berjualan. Mulanya ia berniat belanja dan meminta telur. Saat korban sedang sibuk meladeni permintaanya itulah, menjadi kesempatan tersangka untuk melancarkan aksinya.

BACA JUGA :  USAI PARTY, REMAJA INGGRIS DIPERKOSA HINGGA TAK BERDAYA

Saat korban sedang sibuk mengambil telur pesanan, tersangka dengan cepat menyambar dompet berisi uang milik korban dan membawanya kabur. Namun apes, aksi tersebut terpergok warga dan langsung meneriakinya maling. Begitu tertangkap, tersangka akhirnya diamankan tim reskrim Polsek Kenjeran, Polres Tanjung Perak Surabaya.

Iptu Endri Subandrio Kanit Reskrim Polsek Kenjeran mengatakan, setelah ada laporan dari korban langsung menuju lokasi kejadian. Pelakunya saat itu sudah diamankan dan diintrogasi oleh warga namun mengelak dikatakan telah mencuri,” sebut Endri, Rabu (24/7/2019). Sebelumnya, pelaku ini datang dilapak jualan sayur milik korban, namun tidak berbekal uang. Polisi juga mengamankan, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Vario Nopol L -5071- PJ.

BACA JUGA :  5 Pelaku Pembobol Beras Bulog Diringkus Polisi

Dalam penyelidikan di Mapolsek, pelaku ini mengakui jika rela mengambil tas yang berisi uang Rp. 120.000, 1 (lembar) kartu Matahari milik korban.(Eko)