Hukum

Salah Satu Cabang BRI di Lumajang Kecewakan Nasabahnya

×

Salah Satu Cabang BRI di Lumajang Kecewakan Nasabahnya

Sebarkan artikel ini
Salah Satu Cabang BRI di Lumajang Kecewakan Nasabahnya
foto Bashori salah satu nasabah bank bri
Salah Satu Cabang BRI di Lumajang Kecewakan Nasabahnya
foto Bashori salah satu nasabah bank bri

Lumajang, Sekilasmedia.com – BRI Unit Pulo Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang kecewakan nasabahnya pasalnya hanya terlambat 5 hari tidak bayar angsuran maka dari pihak bank langsung menyita sepeda motor N MAX.seharga 20 jutaan pada malam hari.

Padahal menurut Bashori anak dari robatin kreditur mengatakan bahwa sepeda motor tersebut tidak ada kaitannya dengan jaminan. Bu.robatin adalah ibunya sendiri dan tinggal serumah, pinjam uang di bank dengan jaminan akte tanah atau sertifikat atas nama robatin jadi jelas sepeda motor tersebut tidak ada hubungannya dengan jaminan yang ada di bank. Bank tersebut melakukan tindakan seperti itu kurang benar, terlebih lagi itu yang membuat adalah pimpinan BRI Unit sendiri.

BACA JUGA :  Festival Seni Sastra Dan Budaya Ramaikan Peringatan Harjalu Ke-764

“Saya bukan merasa kecewa saja dengan Bank BRI Unit Pulo tapi merasa kredibitas saya dan harga diri, Bank BRI ini Bank besar tapi proses pelayanannya kok seperti ini.intimidasi, menekan bagaikan tidak ada kebijakan. Telat 5 hari saja blm satu bulan sudah kayak gitu caranya ibu saya di tekan tekan di rumah bahkan sampai di panggil ke kantor BRI ini yang membuat ibu saya sakit karena resah.” Ungkap Bashori anak bu Robatin.

BACA JUGA :  Pembangunan Gedung UPT LLAJ Probolinggo Diduga Asal - Asalan, Radial Berharap Dishub Lebih Awas

Setelah di konfirmasi langsung pihak BRI terkait dengan penyitaan sepeda motor tersebut,akhirnya penuh dialog dan argumentasi yang penuh dengan emosi kemudian sepeda berhasil di keluarkan dan di serahkan kepada empunya.

Kepala BRI Unit Pulo Herman mengatakan itu saya lakukan karena kredit itu salah karena yang pinjam ibunya sedangkan yang pakai adalah anaknya.disamping itu kredit di Bank lain juga banyak.” Pungkas Jerman.(Woko)