
LUMAJANG, Sekilasmedia.com – Polres Lumajang baru saja berhasil mengungkap kasus perampokan di Dusun Margomulyo Desa Kenongo Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, yang menyebabkan korban bernama,Tiananto alias Tante Tiara (24), mengalami kerugian sebesar Rp. 31 Juta Rupiah yang dilakukan oleh 6 orang karyawannya sendiri. Jum’at (18/10/2019).
Adapun peran ke- 6 tersangka, di awali Johan Andri yang bertugas mengetuk pintu rumah dan memanggil korban. setelah pintu dibuka, selanjutnya Izroil masuk kedalam rumah yang kemudian mengancam Korban menggunakan pisau. selanjutnya, Harjo mengikat korban agar tidak kabur atau melawan. Ridi bertugas masuk dan mencari uang yang disimpan Korban didalam kamarnya, Sedangkan 2 orang lainnya yakni Rohim dan Doni bertugas berjaga – jaga diluar agar tidak ada orang mencurigai aksi mereka.
Kasus perampokan ini sangat terstruktur karena ada otak pengendali peran tiap-tiap pelaku. Otak dibalik perampokan ini sendiri adalah Ridi, bertugas membagi peran ke 5 tersangka lainnya dan membagikan uang setelah 5 hari dari kejadian perampokan tersebut.
Kapolres Lumajang AKBP. DR. Muhammad Arsal Sahban, SH. SIK. MM. MH., pihaknya mengungkapkan “Pelaku setelah berhasil merampok rumah Korban, yang tidak lain adalah majikannya sendiri, ke- 6 tersangka membagi-bagikan uang hasil rampokanya. sebagai dalang nya Ridi mendapat bagian Rp.10 Juta, sedangkan lainnya mendapat Rp.5Juta an, dan ada satu orang yang mendapatkan Rp.1Juta.pembagian sesuai peran serta masing-masing tersangka. uang tersebut usai dibagi rata, digunakan untuk membeli 2 unit sepeda Motor, 1 Celana panjang, 2 buah jaket dan 3 ekor kambing” ungkap arsal putra asli Makassar ini.
“Dalam melancarkan aksinya, para tersangka menggunakan penutup muka sehingga korban sama sekali tidak mengenali bahwa mereka adalah karyawannya sendiri”.
“Akibat ulahnya mereka harus mendekam di jeruji besi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dan saya harap mereka bisa berubah begitu keluar dari penjara karena menurut keterangan Korban mereka adalah karyawan yang baik” terang Arsal.(Shelor)










