
Mojokerto,Sekilasmedia.com-Muh Syahrul Hafid (19) Pelajar asal Dusun Bendungan Desa Tempuran Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto menjadi korban pengeroyokan dan mengalami luka bacok dibagian bawah pelipis mata lantaran pemuda ini sering main japri dan diduga selingkuh dengan istri tersangka.
,” Korban ini sering menjapri istri Tersangka Ahmad mustofa (33) asal Dusun Mojokembang Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto, akhirnya tersangka (Ahmad Mustofa-Red) membayar beberapa orang untuk melakukan pengeroyokan dengan dibayar uang sejumlah 1 Juta Rupiah,” ungkap Kapolres AKBP Feby D.P Hutagalung, Jumat (17/1/2020).
Beberapa orang yang dibayar antara lain Vina octavia Dewi (21) asal Dusun Tanjungsari Desa Tanjungkenongo Kecamatan Pacet, dan Yanti, kedua perempuan ini berperan merayu korban diajak janjian di Expo Mojosari selanjutnya kedua perempuan ini mintak antar pulang, ditengah perjalanan tepatnya di Gua gembyang masuk Desa Kahuripansari Kecamatan Pacet, korban dihadang 4 pelaku selanjutnya pelaku melakukan pembacokan dengan pedang kewajah korban.
Empat pelaku yakni Ahmad ali mustofa (31) warga asal Dusun Mojokembang Kecamatan Pacet, Nurhasan (36) asal Ds Sekargadung Kecamatan Pungging, Wiwit ariyanto (26) Asal Dusun Sumbersono Desa Sumberkembar-Pacet dan Hamzah Zainul Ma’arif (23) asal Dusun Wonokerto Desa Kertosari-Kutorejo.
Barang bukti yang diamankan dalam perkara ini, 2 unit Motor, Satu buah pedang, dan 7 HP.
Atas perbuatannya, tersangka bakal dijerat dengan pasal 170 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 10 tahun,” tandasnya.(wo)






