
LUMAJANG, Sekilasmedia.com– Kapolres Lumajang AKBP Adewira Siregar bersama anggota RCAB (Reaksi Cepat Anti Bandit) dan Polsek Lumajang Kota, berhasil menggagalkan aksi kriminal pencurian sapi betina milik Liasan, di Dusun Bundelan, Desa Banjarwaru, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jum’at (10/04/2020).
Sempat terheran kepada pelaku kriminal Cuwan tersebut, dengan adanya teror dari wabah virus Covid -19 yang menyerang Kabupaten Lumajang, seakan akan pelaku Cuwan itu tak memperdulikan, sementara demgan Masyarakat sekitarnya sedang melanda ketakutan, pada awalnya dari aksi penggagalan kasus tersebut bahwa dikabarkan, se ekor sapi berjenis kelamin betina dengan posisi hamil 2 Bulan itu, dibawah lari oleh pelaku yang tidak dikenal, namun dewi fortuna masih berpihak kepada Liasan, se ekor sapi tersebut di temukan oleh Kapolres Lumajang bersama tim RCAB dan juga Polsek Kota.
Setelah hal tersebut, Kapolsek Kota Iptu Darmanto, menerangkan proses terjadinya maupun proses penggagalan berdasarkan olah TKP pada waktu kejadian tindak kriminal tersebut, kepada Kasubbag Humas Polres Lumajang Ipda Catur Budi Bhasakara saat mendapat konfirmasi, adapun saksi tak lain dari pemilik sapi, dia juga mengungkapkan bahwah pertama kalinya dia mengetahui sapinya hilang, pasa Jum’at dini hari.
“Kami mengambil tindakan cepat dengan bergabung bersama petugas dari Polsek Kota dipimpin langsung Kapolsek, Unit Resmob Polres Lumajang, Tim RCAB, Sat Intelkam hingga Unit K-9, setelah mendapat pemgaduhan/ laporan dari warga setempat, gerak cepat yang kami lakukan ialah penelusuran mengikuti jejak langkah kaki sapi, yang sempat dibawa lari dan menjauh dari TKP ,” Ujar Catur.
Sementara itu Catur menambahkan, dengan strategi gerak cepat kami telah membuahkan hasil yang cukup baik, dikarenakan dalam melaksanakan proses pencarian pelaku tindak kriminal tersebut, yang bertempatan di lokasi kebun tebu, area Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, telah di temukan sapi betina milik korban yang sempat hilang dicuri.
“Selanjutnya kami amankan barang bukti se ekor sapi berjenis kelamin betina tersebut, setelah itu kami mengembalikan sapi kepada pemiliknya,” Tambahnya.
Bukan hanya itu, Catur memberi penegasan yaitu, dari pihaknya akan menindak lanjuti kasus kriminal itu dngan melaksanakan penyelidikan, dimna hal itu bertujuan untuk mengusut tuntas dan juga mengungkap siapa otak pertama, dalang di balik kasus yang terjadi tersebut, dengan cara mencari keterangan kepada saksi, dan menggalih informasi dari Masyarakat,” Tegasnya.
Tidak itu pula, bagi Masyarakat sekitar jika mengetahui informasi tentang ini, harap partisipasi dengam segera melaporkan kepada pihak yang berwajib, sementara itu Catur juga memberikan himbauan kepada semua Masyarakat, kususnya petani yang memelihara binatang ternak, agar selalu waspada dengan kejadian ini, agar selalu waspada, dia memberikan solusi terbaik dengan pengikatan hewan ternak memggunakan rantai besi.
“Tingkatkan kewaspadaan, kekompakan dan kerjasama, dengan terus berkoordinasi dengan petugas untuk secepatnya melapor jika ada hal – hal yang kiranya perlu kita tindak lanjuti. Gunanya?, jika informasi kita terima lebih awal, gerak cepat minimal aksi kejahatan bisa kita gagalkan, terlebih bisa – bisa tertangkap pelakunya,” Pungkasnya.






