
Sidoarjo, Sekilasmedia.com – Pasar Induk Modern Agrobis Puspa Agro yang terletak di Desa Jemundo Kecamatan Taman Sidoarjo. Dalam waktu dekat segera akan membangun akses ke jalan tol. Selama ini Puspa Agro belum memiliki akses ke jalan tol.
Pasar Puspa Agro bisa juga disebut sebagai pasar induk yang menjual seluruh barang-barang pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan yang dijual secara segar dan juga menjual barang industri. Pasar yang memiliki luas lahan 50 hektar.
Lahan yang sudah di bangun 20 hektar, ini dibangun pada tahun 2008 dengan menghabiskan dana sekitar Rp 585 milliar, namun pasar tersebut masih sepi pembeli. Untuk mewujudkan harapan para pedagan maka Pemprov Jatim akan segera membangun akses ke jalan tol.
Menurut keterangan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, dalam waktu dekat Pemprov Jatim akan memaksimalkan lahan yang tersisa di Puspa Agro ini akan membuka akses jalan. Yang pertama akan melewati jalan desa Kletek, dan yang kedua dari lokasi Puspa Agro ke jalan tol.
“Dalam perpres 80 ini masuk dalam prioritas, tetapi bahwa ada pinjaman daerah, pinjman daerah itu sendiri untuk sesuatu yang produktif. Maka akses jalan ini akan di masukkan ke pinjaman daerah,” kata Khofifah di lokasi yang akan dibuat akses jalan, Minggu Malam (1/8/2020).
Khofifah menambahkan, tapi tentu akan dilakukan esekmen oleh tim dari SNI, karena pihak menteri keuangan sudah mengijinkan Pemprov Jatim meminjam uang ke kementrian keuangan. Meskipun begitu pihak Pemprov Jatim tidak semudah itu untuk melakukan pinjaman daerah.
“Kita akan menghitung pinjaman daerah untuk yang produktif. Kita hitung itu yang BEP nya bisa kita hitung,” tambah Khofifah.
Khofifah menjelaskan, maka pihaknya meminta Kepala Dinas Bina Marga untuk menyiapkan petanya dan Biro Pemerintahan segera kordinasi serifikatnya. “Sehingga sekarang sudah saat akses jalan ini segera di prioritaskan setelah itu untuk penyelenggaraan maksimalisasi fungsi dari Puspa Agro. Maka akan menyiapkan format KPBU,” jelas Khofifah.
Sementara itu Kepala Dinas Bina Marga Jatim Gatot Sulistyo Hadi akses jalan ini berdekatan dengan pintu tol Waru utama sekitar berjarak 2 Km. Diperkirakan akan menelan biaya Rp 900 milliar.
“Proyek ini diprediksi selesai sekitar 2 tahun,” tandas Gatot. (sud)






