Peristiwa

Ratusan Rumah Warga Rusak Akibat Gempa Melanda Kabupaten Malang

×

Ratusan Rumah Warga Rusak Akibat Gempa Melanda Kabupaten Malang

Sebarkan artikel ini
Foto : rumah warga sumawe yang terdampak gempa.

 

Malang, Sekilasmedia.com – Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat dampak kerusakan gempa Malang, kemarin hari Sabtu di 21 kecamatan melaporkan adanya beberapa rumah warga terjadi kerusakan.

Gempa tersebut hampir tercatat sekitar 696 unit rumah rusak mulai dari rusak ringan hingga berat.

Kabid Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Malang, Sadono Irawan menerangkan 21 Kecamatan tersebut meliputi wilayah Malang Utara dan Malang Selatan.

Yakni, Kecamatan Gondanglegi, Sumberpucung, Gedangan, Turen, Dampit, Poncokusumo, Sumbermanjing Wetan, Kalipare, Wagir, Wajak, Jabung, Bantur, Tirtoyudo, Pujon, Tumpang, Pagelaran, Ampelgading, Kepanjen, Kasembon Pagak dan Bululawang.

“Data hingga Sabtu pukul 00.00 malam, 525 unit rumah rusak ringan, 114 unit rumah rusak sedang dan 57 unit rumah rusak berat,” ujar Sadono ketika dihubungi pada Minggu (11/4).

BACA JUGA :  Kapal Tenggelam di Danau Toba, Sejumlah Penumpang dan Motor Tercebur

Sadono menambahkan, berbagai fasilitas umum juga tak luput diterjang gempa. 26 unit rumah ibadah, 14 unit sekolah, 8 unit fasilitas kesehatan, serta 6 unit fasilitas lain seperti jembatan juga porak-poranda akibat gempa.

Berdasarkan informasi yang didapat, wilayah Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit dan beberapa desa di Kecamatan Ampelgading menjadi wilayah yang paling parah terdampak gempa bumi.

“Kami terus melakukan assessment. Alat pembersihan seperti sekrop, cangkul dan gerobak dorong lalu terpal dan makanan, minuman menjadi kebutuhan mendesak saat ini,” ujar Sadono.

Kata Sadono, tindakan assessment gempa bumi bukannya tanpa kendala. Wilayah Kabupaten Malang yang luas menjadi tantangan tersendiri bagi BPBD Kabupaten Malang saat ini.

BACA JUGA :  Bantuan Kandang Sapi Melenceng Dari Perencanaan.

“Sumber daya personil penanganan masih terbatas karena cakupan wilayah yang cukup luas,” beber Sadono.

Terakhir, Sadono mengatakan jika korban tewas akibat gempa yang terkonfirmasi berjumlah 3 orang. Sedangkan 8 orang luka-luka.

Sebagai informasi, berdasarkan hasil monitoring BMKG, zona gempa selatan Malang itu merupakan kawasan aktif gempa dan sering terjadi gempa dirasakan.

Bahkan, dari pantauan awak media di lokasi, bahwa setelah terjadi gempa bermagnitudo 6,7 di Kabupaten Malang, telah terjadi tiga kali gempa susulan (aftershock) pada hari Sabtu (10/04) kemarin, dengan kekuatan kurang dari magnitudo 4,0 yang tidak berdampak dan tidak dirasakan. Namun pada Minggu (11/04) pagi, pukul 06.45 kembali terjadi gempa susulan dengan 5,5 magnitudo, hingga membuat warga malang raya kembali merasa cemas. (BAS)