Daerah

Bersama Ulama, Kapolres Mojokerto kota Hadir di Acara Focus Group Discussion

×

Bersama Ulama, Kapolres Mojokerto kota Hadir di Acara Focus Group Discussion

Sebarkan artikel ini
Kapolres Mojokerto kota AKBP Rofiq Ripto Himawan bersama Ketua MUI Kota Mojokerto KH Rofii Ismail

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Kapolres Mojokerto Kota AKBP Rofiq Ripto Himawan telah hadir dalam acara Focus Group Discussion dengan tema optimalisasi Peran Da’i Kamtibmas dan Dewan Masjid Indonesia Dalam pencegahan penyebaran covid 19, pada Rabu (07/7/2021) bertempat di Pendopo rumah rakyat Kota Mojokerto Jl Hayam wuruk Kecamatan Magersari Kota Mojokerto.

Selain AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H. juga hadir KH Rofii Ismail (Ketua MUI Kota Mojokerto), KH Faqih Usman (Ketua DMI Kota Mojokerto), KH Nur Rohmat (Ketua DMI Kabupaten Mojokerto) , AKP Fitri Wijayanti S.I.K (Kasat Lantas Polres Mojokerto Kota), IPTU H Rohmad, SH (Ps Kasat Intelkam Polres Mojokerto), IPDA Hermanto (KBO Satbinmas Polres Mojokerto Kota) beserta Perwakilan DMI dan Da’i Kamtibmas di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota.

Dalam kegiatan kali ini, Kapolres Mojokerto kota AKBP Rofiq Ripto Himawan mengajak mensyukuri nikmat Alloh SWT, karena ditengah tengah pandemi ini masih diberi kesempatan untuk diperkenankan hadir dalam kesempatan ini,” pintanya.

Dalam sambutannya Kapolres Rofiq juga menyampaikan beberapa hal diantaranya, “Umat manusia di era digital ini sudah tidak mengenal batas batas negara, dimana negara negara maju banyak yang sudah menggunakan teknologi Five point O, dan ada yang sudah Six Point O, Jadi jangan kaget kebijakan kita dianggap tidak tepat karena Dengan Teknologi Six Point O maka tidak ada rahasia lagi yang tidak tertutupi.

BACA JUGA :  Kabupaten Malang Bisa Jadi Barometer Pertanian Terbaik di Indonesia

Indonesia ini dianggap oleh beberapa negara sebagai tempat yang strategis. Didunia ini ada yang tidak Putus yaitu Lautan dan Udara dan pada zaman Kekholifahan Turki Ustmani sultan mahmed II pernah berjaya perdagangannya melalui perairan Jaman sekarang kalau Anak masih pegang HP berarti dia bisa mengakses Dunia Luar,” beber Rofiq.

” Dimasa pandemi covid semua dilakukan daring atau virtual, namun itu menimbulkan bahaya lain kepada anak didik kita dengan adanya konten konten yang tidak pantas kita harus bisa mengontrol masing masing pribadi dan juga lingkungan sekitar Kita.

Untuk itu, lanjut Rofiq, saya butuh peran serta Bapak Kyai atau yang hadir semua untuk membantu kita dalam mengontrol hal hal tersebut. Bagaimana strategisnya Masjid, Strategisnya Ulama, Strategisnya Dai kamtibmas serta tokoh masyarakat lainnya untuk bersama sama mengelola situasi kamtibmas secara sinergi,” tandasnya.

Sementara Ketua MUI Kota Mojokerto KH Rofii Ismail menyampaikan, Untuk masalah wabah ini bukan hal baru atau to’un penyakit menular karena mulai sebelum nabi Muhammad SAW, Sebelum Nabi Isa itu sudah ada seperti yang tercantum dalam surat Al baqoroh ayat 243.

BACA JUGA :  Polda Jatim Perhatikan Psikososial bagi Anak Korban Covid-19 dan Penyandang Disabilitas

Menurut syariat dari dulu hingga akhir zaman Kalau ada desa yang terkena wabah maka tidak ada yang boleh keluar dan yang Keluar tidak boleh masuk sehingga apabila sekarang ada PPKM mikro, PPKM darurat sehingga ini sudah sangat Syar’i Sekali,” jelasnya.

“Saya yakin kita kita para kyai faham dalam fiqh, faham dalam tauhid namun kalau dalam kesehatan kita serahkan pada ahlinya.
Kita wajib Ikhtiar seperti PPKM Mikro, Memakai masker dan lain sebagainya, Kalau sudah ikhtiar masih terkena ya.. itu sudah qodho qodar nya Alloh SWT,” ujarnya.

Ketua MUI juga menyampaikan bahwa dalam kaidah usul fiqih kalau tidak bisa 100 persen ya 50 persen kalau tidak bisa 50 persen, kalau ditiadakan itu tidak sesuai dengan kaidah usul Fiqh, wabah ini tidak hanya terjadi di Indonesia namun terjadi di dunia dan banyak muncul berita berita hoax baik di Instagram, Facebook maupun whatsapp jadi harus kita tangani bersama sama dengan baik mulai Aparatnya, tenaga kesehatannya, ulamanya InsyaAlloh covid-19 segera diangkat oleh Alloh SWT,” sambungnya.(wo)