Daerah

Miss Hijab Jawa Timur 2021 Asal Mojokerto, Dapatkan Motivasi Dari Gus Barra

×

Miss Hijab Jawa Timur 2021 Asal Mojokerto, Dapatkan Motivasi Dari Gus Barra

Sebarkan artikel ini

Mojokerto,Sekilasmedia.com – Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Al Barraa yang akrab disapa Gus Barra memberikan motivasi ke Miss Hijab Jawa Timur asal Kabupaten Mojokerto, Rabu (1/12/2021).

Gus Barra, yang juga Direktur ASC Foundation (ASCF) ini berkunjung kediaman Miss Hijab Jawa Timur 2021, Nurul Iftitah di Dusun Banci, RT 21 RW 06, Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

“Hari ini saya datang ke sini, untuk memberikan motivasi dan dukungan ke Miss Hijab Jawa Timur 2021 asal Mojokerto Nurul Iftitah. Sebagai Miss Hijab, Mbak Tita ini mengangkat One Pesantren One Product (OPOP) dan Industri Kecil Menengah (IKM) di kancah nasional pada Grand Final Miss Hijab Indonesia tanggal 9 Desember mendatang,” terang Gus Barra.

Tak hanya memberikan motivasi, Gus Barra juga memberikan dukungan sebesar Rp 5 juta untuk Miss Hijab Jawa Timur 2021 asal Mojokerto Nurul Iftitah.

Ditempat yang sama, Nurul Iftitah mengucapkan terima kasih untuk kedatangan Gus Barra dalam rangka memberikan doa, motivasi dan dukungannya.

“Terima kasih banyak atas kedatangan Gus Barra ke tempat kami, khususnya buat doa, motivasi dan dukungannya. Gus Barra berpesan agar tetap berdoa dan berusaha yang terbaik, untuk hasil kita serahkan ke Allah SWT,” ungkapnya.

Perjalanan Nurul Iftitah menuju Miss Hijab Jawa Timur 2021

Awal mula Nurul Iftitah tertarik daftar di pemilihan Miss Hijab Jawa Timur karena ini adalah kontes pertama untuk perempuan muslimah yg berhijab.

BACA JUGA :  PLT ASISTEN ADMINISTRASI BUKA BIMTEK LAPORAN KEUANGAN

Nurul Iftitah mengatakan, alasan kedua ia tertarik maju menjadi Miss Hijab karena temanya pendidikan dan sosial dimana saat ini saya sedang aktif di dunia pendidikan dan sosial.

“Ada 100 orang yang mendaftar dari berbagai kota dan kabupaten di Mojokerto, hanya 20 orang yg diambil untuk finalis dan mengikuti karantina,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, beberapa kali tes untuk babak penyisihan mulai dari tes mengaji, tes public speaking, tes kepribadian, presentasi advokasi dan tes catwalk.

“Pada akhirnya saya masuk di 20 besar finalis Miss Hijab Jatim 2021. Selama karantina semua finalis bersaing secara sehat, kita semua mempelajari banyak ilmu baru. Alhamdulillah di malam grand final saya terpilih menjadi winner Miss Hijab Jawa Timur,” sambungnya perempuan lulusan Fakultas bahasa dan seni, jurusan pendidikan Bahasa Inggris.

Menurutnya, ia sedang aktif mengajar bahasa Inggris dan mengelola konveksi sekaligus memberikan pelatihan gratis untuk perempuan di Mojokerto.

“Misi dan visi saya kedepannya tentunya untuk mengedukasi perempuan muslimah tentang pentingnya memakai hijab dan menyuarakan bahwa berhijab tidak membatasi perempuan untuk berkarya dan mendapatkan prestasi,” ungkap perempuan kelahiran 1998 ini.

Tita panggilan akrabnya menyampaikan, program kerja yang saya angkat untuk Miss Hijab Jawa Timur kemarin adalah pemberdayaan perempuan melalui pelatihan menjahit. Serta mendukung program pemerintah yaitu opop (one pesantren one product) dengan memberikan pelatihan kepada santri putri pondok pesantren yaitu pelatihan pudding art, pelatihan pemanfaatan kain perca dan pelatihan lukis hijab dan tas.

BACA JUGA :  DPRD Kab. Blitar Kursus Kilat Ke JemberĀ 

“Dalam rangka mendukung program pemerintah yaitu OPOP, saya memberikan pelatihan kepada santri ponpes Darul Hikmah, dengan 10 sampai 20 peserta. Untuk kedepannya bukan hanya di pondok pesantren Darul hikmah saja, saya akan berkolaborasi dengan pondok pesantren lainnya,” terang perempuan lulusan Unesa tahun 2021 ini.

Mbak Tita juga membuat Kelompok usaha bersama atau (kube), yang mana didalamnya berkumpul perempuan hebat yang belajar menjahit bersama dan menciptakan produk unggul dengan harapan produk ini bisa dikenal dunia. Produk tersebut berkaitan dengan jahit, seperti mukenah, kemeja, tunik, gamis, piyama dan hijab. Sehingga dimasa pandemi ini, hasil penjualannya dapat membantu perekonomian keluarga.

“Saat ini saya sedang neyiapkan diri saya untuk bersaing di kancah nasional, di miss hijab Indonesia. Persiapan yang saya lakukan tentunya berlatih public speaking, menyelesaikan semua tugas mulai dari tugas photoshoot baju ada, office look dan gaun. Untuk tugas videonya ada video tilawah, video profil dan video advokasi yang sudah saya upload di akun instagram saya yaitu @titahtytah. Saat ini saya butuh like dari seluruh masyarakat Jawa Timur khususnya Mojokerto untuk mendukung saya dengan cara like foto saya di akun instagram @officalmisshijabindonesia,” tutupnya.(wo)