Daerah

Demi Efisiensi Dan Efektivitas Pelayanan Publik, Bupati Gresik Merger 2 OPD 

×

Demi Efisiensi Dan Efektivitas Pelayanan Publik, Bupati Gresik Merger 2 OPD 

Sebarkan artikel ini

 

 

Gresik, Sekilasmedia.com – Dalam mutasi pertama di awal tahun 2022 kali ini di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik, sekaligus bertujuan demi peningkatan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani juga melakukan merger 2 OPD dan 1 OPD baru yang berdiri sendiri.

Pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan diikuti 402 pejabat yang dilangsungkan di halaman belakang Gedung Pemkab Gresik pada Selasa (17/1/2022).

Para pejabat tersebut yang di mutasi meliputi pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II.b), Pejabat Administrator (eselon III.a), Pejabat Administrator (eselon III.b), Pejabat Pengawas (eselon IV.a), Pejabat Pengawas (eselon IV.b), Kepala Puskesmas, Kepala UPT SMP Negeri dan juga Kepala UPT SD Negeri.

Dua organisasi perangkat daerah Pemkab Gresik yang di merger tersebut, yakni Dinas Pemuda dan Olahraga gabung menjadi Dinas Pariwisata, pemuda, Olahraga dan Ekonomi Kreatif dengan posisi jabatan Kepala OPD eselon II yang kini dijabat oleh Sutaji Rudy. Sementara itu, Dinas Pertanahan gabung menjadi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang.

BACA JUGA :  Babinsa Purwojati Dampingi Poktan Sirno Panen Padi Gunakan Alat Modern

Sementara OPD baru itu adalah, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menjadi Kantor Kesbangpol. Kemudian unit pemadam kebakaran menjadi OPD sendiri menjadi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

Menurut Gus Yani, peleburan ini sudah sesuai dengan Permendagri.

“Kita jalankan sesuai dengan aturan, jadi sejumlah OPD atau dinas bisa di gabung sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang berkaitan. Sebab di dalam aturan Permendagri menyebutkan bahwa dinas yang ada tupoksinya sesuai dengan dinas lain otomatis harus melebur. Jadi kita sesuaikan dengan permendagri,” katanya.

Bupato Gresik juga menyebut perampingan itu guna efisiensi pelayanan birokrasi agar tidak terlalu panjang atau banyak. Selain itu untuk menghemat anggaran yang bertujuan untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Gresik.

BACA JUGA :  Hadiri Tabligh Akbar Peringatan Nuzulul Qur'an di Kota Mojokerto, Inilah Pesan Gubernur Jatim Khofifah

“Peleburan ini juga sebagai upaya untuk efisiensi anggaran, SDM dan Operasional di dinas tersebut. Tujuannya juga demi percepatan pembangunan di Kabupaten Gresik dengan melihat peluang melalui SOTK baru, maka kita lakukan langkah tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, hal yang tak kalah penting adalah terkait pembentukan OPD baru yakni Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

“Kita melihat bahwa Kabupaten Gresik merupakan kawasan industri yang cukup padat. Hal ini menjadi salah satu kebutuhan penting dan akhirnya kita lakukan pembentukan OPD baru yang khusus menangani permasalahan Kebakaran dan Penyelamatan, yakni Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan,” timpal Bupati Termuda Di Kabupaten Gresik.

Gus Yani berharap, sejumlah pejabat yang telah menjalani pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab atas amanah yang dibebankan. (rud)