Hukum

Hasil Klarifikasi Falom, Lutfi Ariyono Berikan Uang Pada Wartawan dan LSM Misterius

×

Hasil Klarifikasi Falom, Lutfi Ariyono Berikan Uang Pada Wartawan dan LSM Misterius

Sebarkan artikel ini
Puluhan LSM saat klarifikasi kepada Lutfi Ariyono soal keterangan sebagai saksi di persidangan Tipikor, telah memberikan uang kepada Wartawan dan LSM.

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Puluhan Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) yang tergabung dalam Koalisi FALOM ( Forum Aliansi LSM dan Ormas Mojokerto ) telah melakukan klarifikasi, Rabu (9/2/2022) malam, terhadap kesaksian mantan Kadis PUPR Lutfi Ariyono, dalam persidangan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) mantan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasha senilai 48 Milyar. Lutfi telah memberikan sejumlah uang kepada Wartawan dan LSM.

Seperti diketahui, dalam kesaksian di pengadilan Tipikor Surabaya pada 3 Februari 2022, Lutfi memberikan keterangan saat dirinya menjabat sebagai Kadis PUPR Kabupaten Mojokerto telah menyediakan dana Taktis yang berasal dari potongan perjalanan Dinas ASN di Dinas PUPR serta melakukan pemotongan anggaran dari Konsultan perencana antara 20 hingga 30 % dan juga dari Konsultan pengawas sebesar 10 hingga 15 %, angaran pemotongan itu diberikan untuk LSM dan Wartawan.

BACA JUGA :  Ormas Projo Undur Diri Pasca Mengawal Jokowi Karena Kabinet Jokowi Tidak sesuai Harapan

Dari hasil klarifikasi tersebut Lutfi Ariyono yang saat ini menjabat sebagai Kepala dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTST) Kabupaten Mojokerto mengakui bahwa kesaksian yang menyebutkan bahwa Ia telah memberi sejumlah uang kepada wartawan dan LSM itu benar.

” Saya minta maaf, sebab saya saat itu tidak menyebut Oknum, siapa yang jadi saksi tidak grogi,” ungkap Lutfi.

Dijelaskan Lutfi, ketika itu dirinya diperintahkan oleh pimpinan untuk menyerahkan Sejumlah uang untuk wartawan dan LSM, ” Pertemuan saat itu Diwilayah Surabaya, saya ditemui 2 orang mengendarai sepeda motor dan memakai helm teropong lalu saya menyerahkan uang tersebut.

Ketika ditanya siapa LSM dan Wartawan tersebut, Lutfi mengaku tidak tahu dan tidak kenal. Mangkanya tak ada satupun Wartawan dan LSM yang turut dipanggil KPK, lantaran kedua orang tersebut saya tidak tahu,’ terang Lutfi.

Ditanya juga berapa nilai uang yang diberikan kepada oknum LSM maupun Wartawan saat itu, Lutfi enggan untuk menyebutkan nilai.

BACA JUGA :  Sebanyak 8,1 Kg Sabu dan 5.708 Butir Ekstasi Dimusnahkan Jajaran Ditresnarkoba Polda Jateng

Dari keterangan klarifikasi yang disampaikan oleh Lutfi membuat puluhan LSM yang hadir malam itu merasa lega artinya uang tersebut tidak diterima oleh LSM maupun Wartawan Mojokerto, namun diterima orang yang mengaku wartawan dan LSM misterius,” ujar ketua Falom Al Amin yang akrab disapa Gus Amin.

Klarifikasi ini bertujuan agar antar LSM tidak saling menuding soal pemberian uang tersebut, sehingga membuat resah antar LSM.

” Kalau sudah ada kejelasan seperti ini kan enak, artinya tidak ada oknum dari LSM Mojokerto yang menerima uang tersebut, sebab uang tersebut diberikan kepada Oknum yang mengaku wartawan maupun LSM secara misterius,” tambah Gus Amin.

Sementara Kepala Bakesbangpol Kabupaten Mojokerto Nugraha menyampaikan, memang sengaja pihaknya mempertemukan Pak Lutfi bersama teman- teman LSM secara dadakan, guna memberikan suasana nyaman dan kondusif khususnya di kabupaten Mojokerto,” jelasnya singkat

Untuk diketahui klarifikasi yang dilakukan puluhan LSM bersama Lutfi Ariyono, yang digelar diruang kerja Kepala Bakesbangpol ini berakhir dengan lega, pasalnya LSM maupun Wartawan di Mojokerto ternyata tidak pernah ada yang menerima uang tersebut, namun diterima oknum misterius.(wo)