Peristiwa

Si Jago Merah Ngamuk, Delapan Warung di Pantai Melasti Ludes Terbakar

×

Si Jago Merah Ngamuk, Delapan Warung di Pantai Melasti Ludes Terbakar

Sebarkan artikel ini
Petugas Damkar Badung berupaya memadamkan kobaran api di sejumlah warung Pantai Melasti, Minggu (17/4)

Badung,Sekilasmedia.com
Sebanyak delapan warung rakyat di kawasan Pantai Melasti, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, ludes dilalap si jago merah, pada Minggu (17/4/2022) Subuh, sekitar pukul 05.30 Wita.

Kobaran api begitu cepat menghanguskan bangunan warung semi permanen yang bersebelahan dengan restoran Palmila Bali tersebut.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi dikonfirmasi menyatakan, kebakaran itu pertamakali diketahui oleh group tukang angkut sampah yang tengah melakukan bersih bersih di kawasan tersebut.

BACA JUGA :  Penemuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas Di Sungai Bondoyudo Rowokangkung Lumajang

“Para saksi kemudian memberitahukan ke pihak Pecalang yang berjaga serta Perangkat Desa,” ujar Sukadi.

Selanjutnya, informasi tersebut diteruskan ke Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Badung dan aparat kepolisian. Beberapa menit kemudian, tiga unit mobil pemadam tiba di lokasi.

“Petugas damkar langsung melakukan upaya pemadaman dan mengisolir rembetan api agar tidak menjalar ke bangunan lain,” ungkapnya.

Api akhirnya dapat dipadamkan sekitar pukul 07.00 Wita. Namun karena besarnya kobaran api, sebanyak delapan warung beserta isinya ludes terbakar.

BACA JUGA :  Jalur Tengkorak Sendi Pacet Mojokerto Kembali Memakan Korban

Sementara itu, Kepala Dinas Kebakaran dan Keselamatan, Badung I Wayan Wirya, mengatakan untuk memadamkan api pihaknya menerjunkan 3 unit mobil pemadam. Proses pemadaman berlangsung cukup singkat dan api berhasil dipadamkan.

“Dalam musibah ini kami sudah melakukan pendataan. Tidak ada korban jiwa, untuk kerugian dan penyebab kebakaran masih belum diketahui,” terangnya.

Lanjut Wirya menjelaskan, untuk pemilik warung adalah warga dan nelayan dari desa setempat. Masing masing, I Ketut mudiana alias Sebet, Ibu Agus. Jul, Priska alias Gatra, Weta, Lecir, I Luh Putu Sumiati, serta Dr Eka Komala Sari.

“Para pemilik warung sudah membersihkan sisa puing di tempat usahanya menggunakan alat berat,” pungkasnya. SN.