
Denpasar,Sekilasmedia.com
Kejaksaan Negeri Denpasar merangkai peringatan hari anti korupsi sedunia (Hakordia) 2022, dengan lomba yel yel antikorupsi dan lomba karya tulis Indonesia (LKTI).
Dengan mengusung tema “Mari Berantas Korupsi Guna Meningkatkan Pemulihan Ekonomi Nasional” lomba itu diikuti oleh 20 tim dari masing masing SMK/SMA sederajat se Kota Denpasar, dan dilaksanakan di Aula Kejari Denpasar, Minggu (27/11).
Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, Rudy Hartono mengatakan, dari 20 tim pelajar yang ikut lomba, akan dicari 6 tim terbaik untuk bisa tampil kembali pada babak final, 8 Desember 2022.
“Jadi dari hasil penilaian nanti hanya 6 tim yang akan maju ke babak final,” ujarnya.
Seluruh tim yang tampil dalam lomba ucap Rudy, sangat antusias. Bahkan mereka menyampaikan pesan untuk memerangi korupsi dengan bentuk yel-yel.
“Saya berharap kegiatan ini meningkatkan kesadaran dari generasi muda Kota Denpasar akan akibat dan bahaya tindak pidana korupsi,” tandasnya.
Rudy menambahkan, sebelum rangkaian perlombaan yel yel dan karya tulis ilmiah dilaksanakan, pada 24 Oktober 2022 pihaknya melakukan technical meeting dengan 34 sekolah yang mendaftar untuk mengikuti lomba.
“Dari technical meeting lalu 15 November 2022 berlangsung penilaian peserta. Dan dari 34 sekolah dikerucutkan menjadi 20 tim. Lalu diambil 6 tim untuk masuk babak selanjutnya,” tutup Rudy. SN.






