Badung,Sekilasmedia.com –
Maraknya bangunan kos kosan dan rumah elit, membuat Pemerintah Kabupaten Badung kebakaran jenggot.
Hunian itu dianggap sangat merugikan, karena menjadi pilihan bagi wisatawan asing menginap. Akibatnya, okupansi hotel menurun drastis di tengah meningkatnya kunjungan wisata.
Pihak berwenang seperti Satpol PP telah turun melakukan pengawasan terhadap semua jenis akomodasi yang ditempati oleh wisatawan yang berlibur di Badung itu.
Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, Senin (7/4) mengaku, akan secepatnya membuat regulasi yang mengatur tetang kos kosan dan rumah elit ini.
Saat ini banyak warga asing membangun villa di Badung, namun izinnya bukan villa. Dengan adanya regulasi yang tepat akan ada retribusi yang masuk ke daerah.
Villa berkedok kos kosan dan rumah mewah ini menjadi perhatian serius pemerintah Badung. Karenanya akan segera ditata agar tidak mempengaruhi kualitas pariwisata di bumi keris.
“Ini harus dicarikan jalan keluarnya, kami akan lakukan secara bertahap,” katanya.
Menurut dia, kalau masalah dibiarkan seperti ini terus menerus, maka akan banyak wisatawan asing yang datang ke Badung, tidak memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah.
“Kedepan Badung akan menuju quality tourism. Jadi pajak dari mereka itu bisa dimaksimalkan,” tambahnya.
Penulis : Soni
editor: kaylla