Daerah

KPPM STIE Wikara 2025 Berakhir, Kolaborasi Mahasiswa dan Warga Wujudkan Kesejahteraan Desa

×

KPPM STIE Wikara 2025 Berakhir, Kolaborasi Mahasiswa dan Warga Wujudkan Kesejahteraan Desa

Sebarkan artikel ini
Penutupan KPPM STIE Wikara Karta Raharja Purwakarta Tahun 2025 (foto ; Ade Irma/sekilasmedia.com)

Purwakarta, Sekilasmedia.com – Program Kuliah Kerja Praktik dan Pengabdian Masyarakat (KPPM) STIE Wikara tahun 2025 telah mencapai titik kulminasinya, meninggalkan jejak yang tak terhapuskan dalam lanskap sosial dan ekonomi di sepuluh desa yang tersebar di Kecamatan Darangdan dan Bojong, Kabupaten Purwakarta. Selama periode intensif satu bulan, mulai dari 5 Juli hingga 5 Agustus 2025, sebanyak 398 mahasiswa STIE Wikara telah terjun langsung ke lapangan, mengimplementasikan serangkaian inisiatif transformatif yang berfokus pada “Penguatan Ketahanan Pangan Masyarakat Desa.” Lebih dari sekadar program akademis, KPPM 2025 telah menjadi katalisator perubahan, memicu gelombang inovasi, pemberdayaan, dan kolaborasi yang melampaui ekspektasi awal.

Acara penutupan yang diselenggarakan pada Selasa malamnya (5/8/2025), mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai, di Aula Desa Darangdan, Kecamatan Darangdan, menjadi saksi dari dampak mendalam yang telah ditorehkan oleh para mahasiswa. Suasana penuh semangat dan optimisme terpancar dari wajah-wajah para peserta, tokoh masyarakat, dan perwakilan pemerintah daerah yang hadir. Di antara para hadirin tampak Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIE Wikara Asep Gumelar, M.Si.; Kepala Bidang Pariwisata pada Disporaparbud Kabupaten Purwakarta, Dodi Samsul Bahri; Camat Darangdan Drs. Al Idrus Nurhasan; para kepala desa yang menjadi garda terdepan dalam mendukung program ini; serta Ketua STIE Wikara, Drs. H. Duki Adam, MM, yang senantiasa memberikan arahan dan inspirasi.

BACA JUGA :  KOTAK HITAM FDR PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ182 BERHASIL DITEMUKAN

“KPPM tahun ini bukan sekadar memenuhi kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi telah menjelma menjadi gerakan kolektif yang mampu menciptakan perubahan nyata di akar rumput,” ungkap Asep Gumelar, M.Si. “Partisipasi aktif dan antusiasme masyarakat sungguh luar biasa. Ini adalah bukti konkret bahwa kehadiran mereka tidak hanya diterima, tetapi juga dibutuhkan.”

Sementara itu, Ketua STIE Wikara, Drs. H. Duki Adam, MM, dalam sambutan penutupannya menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan KPPM 2025. “Respon positif dan antusiasme yang luar biasa dari masyarakat telah melampaui ekspektasi kami. Ini menjadi bukti bahwa STIE Wikara mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujarnya. Beliau juga menekankan komitmen STIE Wikara untuk terus meningkatkan kualitas dan cakupan program KPPM di masa mendatang, serta membuka peluang bagi lebih banyak mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat.

Lebih lanjut, Duki Adam juga menyampaikan informasi penting mengenai berbagai program beasiswa yang tersedia bagi mahasiswa berprestasi dan kurang mampu. Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Purwakarta. Ia berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak desa di seluruh wilayah Purwakarta.

Apresiasi senada juga disampaikan oleh Camat Darangdan, Drs. Al Idrus Nurhasan, yang menekankan pentingnya sinergi antara dunia akademis dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. “Kolaborasi yang erat antara mahasiswa STIE Wikara dan warga desa telah menghasilkan sinergi yang luar biasa. Mereka saling belajar, saling mendukung, dan bersama-sama mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi,” ujarnya. Camat juga menyoroti peran perempuan yang semakin sentral dalam menggerakkan roda perekonomian desa, berkat program-program pemberdayaan yang diinisiasi oleh para mahasiswa.

BACA JUGA :  Masyarakat Dilarang Melihara Ikan Alligator Gar, Berikut Penjelasannya

Kepala desa, sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat lokal, turut memberikan testimoni yang menggugah tentang dampak positif KPPM 2025. Kepala Desa Cipeundeuy, Dede Krismayadi (Kecamatan Bojong), dengan rasa syukur yang mendalam menyampaikan, “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para dosen pembimbing, panitia penyelenggara, dan terutama kepada seluruh mahasiswa STIE Wikara yang telah berdedikasi penuh dalam membantu memajukan desa kami. Kehadiran mahasiswa STIE Wikara telah membawa harapan baru dan semangat perubahan bagi masyarakat Cipeundeuy.”

KPPM STIE Wikara 2025 bukan sekadar serangkaian kegiatan insidental, melainkan sebuah investasi jangka panjang dalam pembangunan berkelanjutan di pedesaan Purwakarta. Program ini telah membuktikan bahwa kolaborasi yang erat antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah daerah mampu menciptakan dampak yang luar biasa.

Dengan demikian, KPPM STIE Wikara 2025 telah menjadi katalisator transformasi ekonomi dan sosial di pedesaan Purwakarta. Program ini bukan hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga meletakkan fondasi yang kokoh bagi pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif di masa depan.