Daerah

Kampung Tertib Lalu Lintas di Mojorejo Dinilai, Usung Konsep Ketahanan Pangan

×

Kampung Tertib Lalu Lintas di Mojorejo Dinilai, Usung Konsep Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
Tim Ditlantas Polda Jawa Timur melakukan penilaian terhadap Kampung Tertib Lalu Lintas (foto istimewa).

Batu, sekilasmedia.com– Suasana Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Rabu (17/9), tampak berbeda. Warga setempat menyambut kunjungan Tim Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur yang melakukan penilaian terhadap Kampung Tertib Lalu Lintas (Tibmaslantas). Rombongan dipimpin langsung oleh Kompol E.S. Narullita.

Penilaian ini merupakan bagian dari rangkaian lomba Kampung Tibmaslantas yang digelar Ditlantas Polda Jatim dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas (Harlantas) Bhayangkara ke-70.

Kapolres Batu, AKBP Andy Yudha Pranata, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasatlantas AKP Kelvin, menjelaskan bahwa lokasi yang dinilai telah dipersiapkan dengan matang. “Ada beberapa titik kampung tertib lalu lintas di wilayah Junrejo yang dipilih, semuanya sudah melalui pengamatan dan pelatihan sadar lalu lintas,” terangnya.

BACA JUGA :  Momentum Waisak 22 Warga Binaan Buddha Di Sumsel Dapat Pengurangan Masa Hukuman

Indikator penilaian tidak hanya menyangkut fasilitas lalu lintas seperti rambu, zebra cross, marka jalan, hingga taman edukasi. Lebih dari itu, keaktifan dan partisipasi masyarakat bersama Polantas menjadi aspek penting.

Yang menarik, Kampung Tibmaslantas di Batu menawarkan konsep berbeda: integrasi ketahanan pangan. Lahan tidur dimanfaatkan warga untuk menanam sayuran seperti terong, tomat, hingga seledri. Tak hanya itu, kolam ikan juga dibuat di samping pos kampung tertib lalu lintas, menjadikan suasana lebih hijau dan segar.

BACA JUGA :  25 Tahun Mengabdi, Alumni AKABRI 96 Buka Peluang Kerja melalui Pelatihan UMKM dengan Market Place Digital

“Melihat semangat warga dan konsep yang dibangun, kami optimis bisa meraih nilai tinggi. Mohon dukungan doanya,” ungkap AKP Kelvin dengan penuh harap.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Tim Ditlantas Polda Jatim, Kompol E.S. Narullita. Ia menilai kreativitas warga Mojorejo patut dicontoh. “Sangat luar biasa karena partisipasi masyarakat tidak hanya pada sisi lalu lintas, tetapi juga melalui kegiatan ketahanan pangan. Ini membuat ada ruang interaksi sehari-hari di luar sekadar obrolan lalu lintas,” ujarnya.

Lebih jauh, Narullita menegaskan bahwa tujuan utama Kampung Tibmaslantas adalah membangun kesadaran yang tumbuh dari hati warga, hingga akhirnya menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari. (*)