Daerah

Wali Kota Mojokerto Gelar Dialog Interaktif Bersama Media, Tegaskan Komitmen Pembangunan hingga 2031

×

Wali Kota Mojokerto Gelar Dialog Interaktif Bersama Media, Tegaskan Komitmen Pembangunan hingga 2031

Sebarkan artikel ini
“Wali Kota Mojokerto Ita Puspitasari (Ning Ita) saat berdialog interaktif bersama awak media di halaman Rumah Batik Mojokerto, Rabu (24/9/2025)

Mojokerto, Sekilasmedia.com-Untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan insan pers, Wali Kota Mojokerto Ita Puspitasari menggelar dialog interaktif bersama awak media cetak, elektronik, dan online di halaman Rumah Batik Kota Mojokerto, Rabu (24/9/2025).

Dalam kesempatan kali ini Wali Kota Ning Ita tidak sendiri, namun didampingi Sekda Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, dan pelaksana Tugas BPBD kota Mojokerto Ganesh Kresnawan.

Walikota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita menegaskan komitmennya dalam mewujudkan janji-janji pembangunan kota Mojokerto hingga masa jabatannya berakhir pada tahun 2031.

“Apa yang sudah kami lakukan sejauh ini menjadi semangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Mojokerto. Kewajiban kami adalah membangun kota ini sesuai janji yang pernah kami sampaikan,” ujar Ning Ita.

BACA JUGA :  Momen HUT LSM FPSR Ke-8, Aris Gunawan Bagi-Bagi Santunan Anak Yatim Dan Kaum Dhuafa

Ning Ita juga menyinggung tantangan kepemimpinan kepala daerah di era sekarang. Ia menyebut, sebanyak 504 bupati dan wali kota di Indonesia harus mampu beradaptasi dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 yang menuntut kreativitas dan inovasi dalam tata kelola pemerintahan.

“Dengan kebijakan desentralisasi fiskal, kepala daerah dituntut untuk menghadirkan inovasi dan terobosan agar daerahnya bisa bertahan sekaligus berkembang,” imbuhnya.

Selain soal pembangunan, Ning Ita turut menyampaikan langkah antisipatif Pemkot Mojokerto dalam menghadapi potensi bencana alam. Ia menekankan pentingnya keberadaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mojokerto sebagai garda terdepan penanganan kebencanaan, khususnya dalam mengantisipasi banjir.

BACA JUGA :  Peduli Warga Terdampak Covid-19, Kapolsek Mande Berikan Sembako di Mapolsek

“Kami tidak ingin bencana, khususnya banjir, terjadi di Mojokerto. Kehadiran BPBD merupakan bentuk keseriusan pemerintah untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat,” tegasnya.

Dialog interaktif ini berlangsung hangat. Awak media mendapat kesempatan untuk bertanya langsung kepada wali kota terkait kebijakan, program, hingga isu-isu strategis di Kota Mojokerto. Melalui kegiatan ini, Pemkot Mojokerto berharap hubungan harmonis antara pemerintah dan pers dapat terus terjalin, sehingga publikasi pembangunan bisa tersampaikan secara lebih profesional kepada masyarakat.