Daerah

Silaturrahim Jumat Isuk Pengajian Rutin KH. Zainul Amin Ismail Diikuti Ratusan Jamaah Majelis Siji Bersholawat

×

Silaturrahim Jumat Isuk Pengajian Rutin KH. Zainul Amin Ismail Diikuti Ratusan Jamaah Majelis Siji Bersholawat

Sebarkan artikel ini
Ratusan jamaah Siji mengikuti pengajian rutin Jumat isuk di jalan Nyai Arem-Aren Gresik. (Foto: istimewa)

 

Gresik, Sekilasmedia.com – Salam Siji, Istiqomah, Ikhlas dan terus berbagi. Jargon ini benar-benar melekat dalam diri seluruh Jamaah Siji (Silaturrahim Jum’at Isuk). Terbukti, Jumat pagi (31/10/2025), ratusan Jamaah Siji penuh khidmat memadati Kantor Sekretariat Yayasan Siji Bersholawat di Jalan Nyai Ageng Arem-Arem Gresik.

Ratusan Jamaah Siji ini begitu istiqomah mengikuti pengajian rutin Kitab Riyadus Sholihin Bareng KH. Zainul Amin Ismail.

” Alhamdulillah, ratusan Jamaah Siji istiqomah mengikuti berbagai kegiatan Majelis Siji Bersholawat. Mugi membawa keberkahan,” ucap Ustadz Yunus AR (SIJI) Sekretaris Yayasan Siji Bersholawat penuh rasa syukur.

Dalam rangka Rutinan Jamaah SIJI Jum’at 31 Oktober 2025 ini, KH. Zainul Amin Ismail menyampaikan tema yang penuh manfaat, yakni “Sabar Menyebabkan seakan Dedaunan Rontok dari Pohonnya”.

Berikut ringkasan Pengajian KH Zainul Amin Ismail:

Setelah Beliau memuji Syukur kepada Allah SWT dan Bersholawat kepada Baginda Nabi SAW, Beliau mendoakan seluruh jamaah SIJI dengan kebaikan dan Sekretariat ini menjadi tempat yang penuh berkah dan kita bisa menjaganya dengan baik.

BACA JUGA :  Bupati Asahan Hadiri Penanaman Jagung Perdana Program Ketahanan Pangan

Hadits ke 14
وعن ابن مسعود رضي الله عنه قال‏:‏ دخلت على النبي صلى الله عليه وسلم وهو يوعك فقلت‏:‏ يارسول الله إنك توعك وعكاً شديداً قال‏:‏ ‏”‏أجل إني أوعك كما يوعك رجلان منكم‏”‏ قلت‏:‏ ذلك أن لك أجرين ‏؟‏ قال‏:‏ ‏”‏أجل ذلك كذلك ما من مسلم يصيبه أذى؛ شوكة فما فوقها إلا كفر الله بها سيئاته ، وحطت عنه ذنوبه كما تحط الشجرة ورقها‏”‏ ‏(‏‏(‏متفق عليه‏)‏‏)‏ ‏.‏‏‏والوعك ‏:‏ مغث الحمى، وقيل‏:‏ الحمى ‏ ‏

Artinya :
Dari Ibnu Mas’ud r.a., katanya: Saya memasuki tempat Nabi s.a.w. dan beliau sedang dihinggapi penyakit panas. Saya lalu berkata: “Ya Rasulullah, sesungguhnya Tuan dihinggapi penyakit panas yang amat sangat.” Beliau kemudian bersabda: “Benar, sesungguhnya saya terkena panas sebagaimana panas dua orang dari engkau semua yang menjadi satu.”

BACA JUGA :  Bupati Asahan Harap Kader PKK Rutin Lakukan Pembinaan

Saya berkata lagi: “Kalau demikian Tuan tentulah mendapatkan dua kali pahala.” Beliau bersabda: “Benar, demikianlah memang keadaannya, tiada seorang Muslim pun yang terkena oleh sesuatu kesakitan, baik itu berupa duri ataupun sesuatu yang lebih dari itu, melainkan Allah pasti menutupi kesalahan-kesalahannya dengan sebab mushibah yang mengenainya tadi dan diturunkanlah dosa-dosanya sebagaimana sebuah pohon menurunkan daunnya – dan ini jikalau disertai kesabaran.”

Alwa’ku yaitu sangatnya panas (dalam tubuh sebab sakit), tetapi ada yang mengatakan panas (biasa).

Semoga kita semua diberikan kekuatan untuk bisa bersabar melaksanakan berbagai bentuk ketaatan dan sabar menghindari berbagai kemaksiatan dan bersabar dengan segala bentuk musibah yang menimpa kita dan kita bisa menemukan panutan dari para ulama’ kita untuk bisa meniru mereka dalam kebaikan.

Penulis : Rudi
Editor : Erik