Mojokerto,Sekilasmedia.com-Berawal dari toko kecil yang menjajakan batik asal Pekalongan pada 2015, Mydebz Batik saat ini bertransformasi menjadi salah satu produsen batik tulis dan cap yang unggul di Mojokerto. Berlokasi di Teras, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, usaha milik Bambang dan Indar ini tidak sekadar menjual pakaian, tetapi fokus pada pelestarian kain nusantara sebagai pembeda di pasar tekstil.
Ana, karyawan yang bergabung sejak awal berdirinya usaha, menceritakan titik balik Mydebz Batik terjadi pada tahun 2020. “Kami mulai memproduksi sendiri, terutama batik tulis, melibatkan masyarakat lokal dari sekitar wilayah maupun luar kota untuk proses menyanting,” ujarnya.
Mydebz Batik mengusung konsep galeri yang unik dengan nuansa khas Yogyakarta, yang sering kali menjadi spot foto bagi pelanggan yang datang. Koleksinya sangat beragam, mulai dari kain tenun asal Solo, printing, hingga batik cap dan tulis produksi mandiri.
Dalam pemasaran, Bambang masih mengedepankan interaksi langsung dan pemasaran dari mulut ke mulut. Meski memiliki akun media sosial seperti Instagram @mydebz_official serta toko daring di TikTok dan Shopee, penjualan terbesar justru terjadi di galeri. Disebabkan karakteristik tekstil dan detail warna yang seringkali lebih memuaskan jika dilihat dan diraba secara langsung.
Tahun ini, Mydebz Batik memiliki rencana besar untuk melakukan riset dan pengembangan (Research and Development) motif batik khas Mojokerto. Targetnya sangat ambisius, dengan mengangkat identitas sekitar 300 desa di Mojokerto menjadi motif batik yang unik.
“Harapannya, motif-motif ini nanti bisa dikenal di seluruh Indonesia. Kami ingin mengenalkan bahwa setiap desa di Mojokerto memiliki ciri khasnya masing-masing yang dituangkan dalam kain,” tambah Ana.
Produk Mydebz Batik telah merambah pasar nasional, mulai dari Surabaya, NTT, NTB, hingga Batam sebagai penyedia seragam kafe. Pelanggan tetap di wilayah lokal pun cukup banyak, mencakup institusi pendidikan seperti SMPN 2 Mojsari, SMA Islam Diponegoro Gondang, hingga UBS PPNI.
Berikut adalah daftar harga kain di Mydebz Batik:
– Batik Tulis: Mulai dari Rp 1.000.000 per kain (pengerjaan 1–2 bulan tergantung kerumitan).
– Batik Cap: Mulai dari Rp 500.000 (terdapat beberapa motif seperti Surya Majapahit dan Kawung).
– Handprinting: Mulai dari Rp 150.000 (paling laris karena proses produksi yang cepat).
– Kain Tenun: Rata-rata Rp250.000.