Mojokerto,Sekilasmedia.com-Pura Ranu Ngudi Sari merupakan pura megah bernuansa Bali yang berdiri kokoh di wilayah Gondang, Kabupaten Mojokerto. Keberadaannya cukup mencuri perhatian karena menghadirkan suasana Pulau Dewata di tengah bumi Majapahit.
Bangunan suci ini memiliki arsitektur khas Bali lengkap dengan gapura serta pelinggih yang menjulang tinggi dengan atap bertingkat, sehingga memperkuat kesan sakral dan menjadi daya tarik bagi warga yang melintas.
Pura ini menjadi tempat persembahyangan bagi umat Hindu yang tinggal di sekitar wilayah Gondang. Pada hari-hari tertentu, terutama saat perayaan hari besar keagamaan, pura tampak ramai oleh umat yang datang membawa sesajen dan mengenakan pakaian adat sembahyang. Aktivitas ibadah tersebut berlangsung khidmat dan tertib, mencerminkan fungsi utama pura sebagai ruang spiritual bagi umat Hindu.
Tidak hanya berperan sebagai tempat ibadah, keberadaan Pura Ranu Ngudi Sari juga memperkaya keberagaman budaya di lingkungan sekitar. Pura ini menjadi simbol kerukunan antarumat beragama karena masyarakat setempat hidup berdampingan secara harmonis meskipun berbeda keyakinan. Bahkan, warga sekitar turut menjaga kebersihan area pura sebagai bentuk penghormatan dan toleransi.
Salah satu warga mengungkapkan rasa bangganya terhadap keberadaan pura tersebut.
“Kalau ada yang sembahyang, kami sangat menghormati. Malah bangga karena di desa kami ada bangunan sebagus ini.” Ujar pak wanto salah satu warga.
Pura Ranu Ngudi Sari diresmikan pada 25 Agustus 2014 oleh Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasha, yang menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian pura di bumi Majapahit. Sejak berdiri, pura ini tidak pernah menimbulkan konflik. Saat hari besar keagamaan, warga setempat bahkan turut membantu menertibkan jalannya persembahyangan sebagai wujud toleransi dan kebersamaan.