Kuliner

Ramadan Diguyur Hujan, CFD Tetap Hidup Berkat Semangat UMKM

×

Ramadan Diguyur Hujan, CFD Tetap Hidup Berkat Semangat UMKM

Sebarkan artikel ini
Lapak martabak jadul yang masih layani pelanggan ditengah hujan mengguyur. (Foto: Shalvana)

 

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Meski hujan deras hampir turun setiap hari selama bulan puasa, semangat pedagang di kawasan Car Free Day (CFD) Mojokerto tetap tidak surut. Kondisi cuaca yang kurang bersahabat ternyata tidak membuat aktivitas jual beli berhenti. Pedagang dan pembeli masih terlihat wira wiri di tengah gerimis bahkan saat hujan cukup lebat.

Salah satu pedagang yang tetap bertahan adalah Ratna (26), penjual martabak jadul dengan berbagai isian unik seperti mie, usus, dan tulangan. Ia mengaku sengaja tetap berjualan karena dagangannya masih banyak diminati pelanggan. Menurutnya, akan sangat disayangkan jika harus tutup hanya karena hujan.

BACA JUGA :  Antri Panjang!, Jajanan Baru Viral di Sunrise Mall Mojokerto 

Ratna mengatakan martabak jadul miliknya memang punya penggemar tersendiri. Selain rasanya yang khas, menu tersebut juga sudah jarang ditemukan di daerah lain. “Peminatnya banyak banget. Walaupun hujan deras, tetap ada yang datang beli. Jadi eman (sayang) kalau gak jualan,” ujarnya.

Lapaknya berada di sekitar Perumahan Citra Surodinawan yang cukup ramai saat CFD berlangsung. Lokasi yang dekat dengan permukiman warga membuat pembeli mudah menjangkau tempat tersebut, sehingga meski cuaca kurang mendukung, aktivitas jual beli tetap berjalan.

Menariknya, salah satu pelanggan setia Ratna adalah Endang (30), yang lucunya justru berjualan sate telur tepat di sebelah lapaknya. Endang mengaku sudah sering membeli martabak tersebut karena rasanya membuatnya ketagihan. Ia juga merasa beruntung karena tidak perlu pergi jauh untuk mendapatkan makanan favoritnya.

BACA JUGA :  Bunga Telang: Si Biru Cantik dengan Segudang Manfaat

“Sekarang jarang banget ada yang jual martabak jadul. Kalau ada ya biasanya jauh. Ini dekat rumah, jadi sekalian beli terus jadi langganan,” kata Endang sambil tertawa. Kedekatan lokasi menjadi salah satu alasan ia rutin membeli, selain rasa yang menurutnya berbeda dari yang lain.

Fenomena ini menunjukkan bahwa semangat pelaku usaha kecil tetap tinggi meski menghadapi tantangan cuaca selama Ramadan. Di sisi lain, loyalitas pelanggan juga menjadi faktor penting yang membuat pedagang tetap optimis berjualan, bahkan di tengah hujan deras yang hampir turun setiap hari.