Kesehatan

Sinergi BPJS Kesehatan Mojokerto dan Media Demi Optimalisasi Program JKN

×

Sinergi BPJS Kesehatan Mojokerto dan Media Demi Optimalisasi Program JKN

Sebarkan artikel ini
kesehatan yang lebih baik BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto mengajak insan media berkolaborasi mengawal Program JKN agar informasi yang akurat, edukatif, dan bermanfaat dapat tersampaikan kepada masyarakat luas. (foto: doc)

Mojokerto, Sekilasmedia.com– BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto melakukan kegiatan skrining riwayat kesehatan di SMAN 1 Sooko sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya generasi muda akan pentingnya memantau kondisi kesehatan sejak dini.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (19/05) tersebut diikuti oleh para siswa dan tenaga pendidik serta dukungan dari Puskesmas Sooko yang turut berpartisipasi dalam pelaksanaan skrining kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Titus Sri Hardianto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa menjaga kesehatan tidak cukup dilakukan ketika seseorang sudah sakit, melainkan harus dimulai dari kesadaran untuk memantau kondisi tubuh secara rutin sejak usia muda. Skrining riwayat kesehatan menjadi langkah awal untuk mengetahui potensi risiko kesehatan yang dapat berkembang menjadi penyakit serius apabila tidak dikendalikan.

“Kesadaran untuk menjaga kesehatan perlu dibangun sejak dini. Melalui skrining riwayat kesehatan, kita dapat mengetahui faktor risiko penyakit lebih awal sehingga dapat segera melakukan langkah pencegahan. Skrining riwayat kesehatan juga semakin mudah dilakukan, bisa melalui Aplikasi Mobile JKN, layanan WhatsApp PANDAWA maupun website BPJS Kesehatan RI,” ujar Titus.

BACA JUGA :  Hadir di Tengah Pasien, BPJS SATU Tawarkan Solusi Cepat dan Tepat

Ia juga menjelaskan bahwa tren penyakit kronis saat ini mulai bergeser, jika sebelumnya hipertensi dan diabetes melitus identik dialami oleh lanjut usia, kini kedua penyakit tersebut juga banyak ditemukan pada usia produktif akibat pola hidup yang kurang sehat. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius BPJS Kesehatan juga menghadirkan Program Prolanis Muda. Program tersebut dikembangkan bagi peserta JKN berusia di bawah 45 tahun yang telah terdiagnosis diabetes melitus atau hipertensi dan masih aktif bekerja.

“Penyakit kronis jika tidak dikontrol sejak dini, risiko jangka panjangnya sangat serius karena dapat memicu komplikasi seperti penyakit jantung, stroke hingga gangguan ginjal. Maka saat ini kami juga hadirkan Program Prolanis Muda,” tambahnya.

BACA JUGA :  Ibadah Haji 2025 Lebih Nyaman dengan Jaminan Kesehatan Nasional

Kepala Sekolah SMAN 1 Sooko, Sugeng Wibawa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto atas pelaksanaan kegiatan skrining riwayat kesehatan tersebut. Menurutnya, edukasi kesehatan bagi kalangan pelajar sangat penting agar siswa memiliki pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak usia muda. Skrining ini merupakan program yang sangat mendukung generasi muda aware dengan kondisi kesehatannya.

“Kami mengucapkan terima kasih karena sudah memberikan edukasi kesehatan kepada siswa-siswi kami.

Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan wawasan kepada para pelajar mengenai pentingnya menjaga kesehatan. Kami berharap skrining kesehatan seperti ini semakin dikenal oleh masyarakat karena manfaatnya sangat besar, terutama bagi generasi muda. Pemeriksaan kesehatan sejak dini penting dilakukan agar potensi penyakit bisa diketahui lebih awal sehingga dapat segera dilakukan langkah pencegahan maupun penanganan yang tepat,” ujarnya. (adv)