
Gianyar Bali,Sekilasmedia.com-
Pesta kembang api malam pergantian tahun baru 2019, banyak memakan korban luka. Bahkan tercatat ada 8 orang yang memeriksakan diri ke RSUD Sanjiwani, Gianyar, akibat terkena ledakan kembang api.
Namun, warga yang sudah mendapat perawatan selanjutnyq menjalani rawat jalan.
Humas RSUD Sanjiwani Gianyar, IB Punarbhawa, Selasa (1/1) mengatakan, malam pergantian tahun baru, rumah sakit tipe B ini memang menerima sejumlah pasien. Seperti pasien korban kecelakaan lalu lintas, sampai dengan korban ledakan kembang api dan mercon.
” Yang kena kembang api atau petasan ada 8 orang, ” ungkapnya.
Di jelaskan, sejumlah pasien ini memang sampai mendapat jahitan. Namun setelah mendapat perawatan mereka langsung dibolehkan pulang.
Salah satunya, Dewa Gede Ari Saputra (22) pemuda asal Banjar Triwangsa, Kelurahan Bitera, Gianyar, yang mengalami robek pada tangan kanan ketika menyalakan kembang api di depan Puri Agung Bitera. Akibat kejadian itu ia harus mendapatkan 5 jahitan.
” Setelah berselang 3 jam, kami pun meperbolehkan korban pulang, ” tutupnya. (son)





