Kriminal

Waspadalah! Banyak Mesin ATM Diduga Dipasangi Alat Ini

×

Waspadalah! Banyak Mesin ATM Diduga Dipasangi Alat Ini

Sebarkan artikel ini

Denpasar Bali, Sekilasmedia.com – Ditreskrimum Polda Bali menangkap pelaku skimming yang beraksi di wilayah hukum Polda Bali. Sebanyak lima pelaku berhasil diamankan dan satu orang berhasil melarikan diri.

Ke lima tersangka yang diamankan diantaranya berinisial IFT (44), GJJ (47), TKD (22), AIP (42), VNP (29) seluruhnya berasal dari Bulgaria.

Dir Krimum Polda Bali, Kombes Pol Andi Fairan, mengutip pengakuan tersangka, dimana aksi skimming ini diotaki tersangka Ivalyo Filipov Trifonov (44). Sebelum beraksi komplotan itu berkumpul di Vila Garden Uma d’ Kampoeng, Jalan Tirta Gangga, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, guna menyusun rencana dan berbagi peran.

Setelah menentukan lokasi yang akan dipasangi alat skimming, mereka bergerak mengendarai mobil sewaan pada malam hari, dan menyasar mesin ATM yang tidak dijaga oleh perugas.

BACA JUGA :  SATRESKRIM LUMAJANG LAGI.LAGI MENGAMANKAN PEMILIK AKUN DAN PENYEBAR BERITA HOAX

Sesampainya, di lokasi dua tersangka masuk ke tempat ATM dengan menggunakan rambut palsu dan zebo. Sementara tersangka lainnya mengawasi lokasi.

Selanjutnya tersangka memasang raouter atau panel skimming di tempat memasukan kartu, untuk merekam data nasabah bank. Tersangka juga memasang kamera di kanopi PIN untuk  merekam PIN nasabah.

” Untuk menyimpan data nasabah, tersangka menggunakan flashdisk yang berisi alat khusus terkoneksi internet melalui modem. Pemasangan alat itu dilakukan tersangka kurang dari 5 menit, ” beber Andi Fairan di mapolda Bali, Jumat (8/2).

Usai mendapatkan data serta nomor pin nasabah bank, para tersangka kemudian kembali ke vila untuk memvalidasi melalui laptop. Dengan menggunakan perangkat card reader writer encoder data yang didapat selanjutnya dipindah ke kartu elektrik.

BACA JUGA :  Spesialis Pencuri Kawat Tembaga Ditangkap

” Para tersangka menarik uang para nasabah mulai dari Rp 2 juta hingga Rp 10 juta. Yang mereka sasar para wisatawan asing yang datang ke Bali. Korbannya tidak ada yang melapor, kemungkinan korban sudah pulang ke negaranya masing-masing, ” ujarnya.

Kombes Andi menduga, ada puluhan mesin ATM di Bali dipasangi alat skimming. Bahkan mengimbau agar masyarakat waspada dan hati-hati saat bertransaksi di ATM.

” Mesin ATM yang disasar dekat dengan obyek wisata. Selain di Bali, kami duga mereka juga melancarkan aksi di wilayah Lombok dan Jawa. Keterangan tersangka masih kami dalami. Termasuk mengejar satu tersangka lagi yakni IL, ” pungkasnya.(soni).