Daerah

Capaian IMDI 2025, Kota Mojokerto Naik Klasifikasi Jadi “Tinggi”

×

Capaian IMDI 2025, Kota Mojokerto Naik Klasifikasi Jadi “Tinggi”

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menyampaikan apresiasi atas capaian IMDI Kota Mojokerto yang naik signifikan pada tahun 2025. (Foto: Wibowo)

Mojokerto,Sekilasmedia.com- 3 Oktober 2025 Kota Mojokerto mencatat capaian membanggakan dalam perkembangan masyarakat digital. Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) Kota Mojokerto tahun 2025 mencapai 52,38, naik signifikan sebesar 5,52 poin dari tahun sebelumnya yang sebesar 46,86.

Dengan capaian tersebut, klasifikasi IMDI Kota Mojokerto meningkat dari kategori “Cukup” menjadi “Tinggi”, sekaligus melampaui rata-rata Provinsi Jawa Timur yang berada pada angka 49,17 dan rata-rata nasional sebesar 44,53.

Kenaikan IMDI Kota Mojokerto tahun 2025 terutama ditopang oleh Pilar 1 (Infrastruktur dan Ekosistem) dan Pilar 3 (Pemberdayaan). Pilar 1 meningkat dari 64,88 (2024) menjadi 69,53 (2025) atau naik 4,65 poin. Sedangkan Pilar 3 melonjak signifikan dari 26,08 menjadi 50,13, atau naik 24,05 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan pada kedua pilar ini menunjukkan semakin kuatnya dukungan infrastruktur digital serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan teknologi untuk berbagai aspek kehidupan.

BACA JUGA :  Progres Flyover Aloha Capai 86 Persen, Nataru Siap Uji Coba Sidoarjo Sekilasmedia.com Balok girder yang digunakan untuk Flyover Aloha, Sidoarjo, Jawa Timur sudah selesai terpasang seluruhnya sehingga bisa dilakukan uji coba pada pelaksanaan Natal dan Tahun baru 2024 Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor saat dikonfirmasi pada Sabtu (11/11/2023) mengatakan saat ini pemasangan balok girder yang menjadi unsur utama pembangunan jembatan sudah selesai dilakukan. Rencananya akan dilakukan uji coba pada pelaksanaan Natal dan Tahun Baru 2024. Bupati Sidoarjo yang akrab disapa Gus Muhdlor tersebut mengatakan, saat ini progres pembangunan jembatan yang dilakukan adalah pemasangan beton cor sisi sebelah utara. "Dengan demikian, tahapan utama sudah selesai dilakukan," ujarnya. Secara umum, lanjut dia, progres pembangunan sudah mencapai 86 persen, atau mengalami surplus pengerjaan sebesar 5,2 persen dari rencana awal sebesar 80,7 persen. "Kalau melihat progres pembangunan seperti ini, kami optimistis bisa selesai sebelum waktu kontrak yang diberikan," ucapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Dwi Eko Saptono mengatakan, uji coba flyover pada Natal dan Tahun Baru 2024 nanti, akan menjadi langkah penting dalam memastikan keamanan dan kinerja flyover sebelum dibuka untuk penggunaan umum. "Kami berharap dengan uji coba ini, kami dapat mengidentifikasi dan mengatasi setiap potensi masalah yang mungkin muncul, sehingga proyek ini dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat setempat," pungkasnya. (sud)

Sementara itu, Pilar 2 (Keterampilan Digital) mengalami penurunan dari 59,63 menjadi 49,33. Serta pilar 4 (Pekerjaan) juga mengalami sedikit penurunan sebesar 0,36 dari tahun sebelumnya yaitu 38,11 menjadi 37,75.

Capaian tersebut menandakan bahwa infrastruktur dasar sudah cukup kuat dan masyarakat mulai aktif terlibat dalam ekosistem digital.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan apresiasi atas capaian ini yang merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen.

BACA JUGA :  Pansus Narkotika DPRD Jateng Berguru ke Trenggalek Tentang P4GN dan PN

“Peningkatan nilai IMDI ini merupakan bukti nyata bahwa Kota Mojokerto terus bergerak maju dalam pembangunan masyarakat digital. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak — perangkat daerah, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat — yang telah mendukung berbagai program digitalisasi,” kata Ning Ita.

Ia menambahkan, ke depan Pemkot akan lebih fokus pada penguatan literasi dan keterampilan digital. “Tantangan berikutnya adalah memastikan masyarakat tidak hanya memiliki akses, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi secara produktif dan bertanggung jawab. Ini menjadi fokus kebijakan kami untuk memperkuat transformasi digital yang inklusif,” lanjutnya.