Daerah

Sekda Palembang Keluarga Kunci Utama Tanamkan Nilai Luhur Pancasila

×

Sekda Palembang Keluarga Kunci Utama Tanamkan Nilai Luhur Pancasila

Sebarkan artikel ini
Sekda Palembang: Keluarga Kunci Utama Tanamkan Nilai Luhur Pancasila ( Foto/kominfo palembang)

Palembang,Sekilasmedia.com-
Pemerintah Kota Palembang bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila. Kegiatan ini menyasar ke kelompok rentan, termasuk mantan narapidana terorisme (Napiter) dan masyarakat umum. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Aston Palembang Jumat (7/1/2025).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, saat membuka acara menegaskan, kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen bersama untuk memperkuat ketahanan ideologi bangsa dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

BACA JUGA :  Pemkot Tuntaskan Penyaluran Hibah Pilkada 2024

“Ini menunjukkan komitmen bersama, kita untuk memperkuat ketahanan ideologi bangsa, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta meneguhkan kembali nilai-nilai luhur Pancasila di tengah tantangan zaman,” ujar Aprizal Hasyim.

Aprizal juga menekankan pentingnya peran keluarga sebagai pondasi utama dalam membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila.

“Orang tua diharapkan mampu memberikan pemahaman agama dan budaya yang benar, serta menumbuhkan sikap kritis terhadap informasi yang beredar,” jelas dia.

Aprizal juga mengajak semua pihak mampu mempromosikan kerukunan dan budaya damai mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat, hingga tempat kerja.

BACA JUGA :  Fortifikasi Bagiak Sebagai Wujud Bela Negara

Aprizal menambahkan, dialog antar agama dan antar budaya disebut sebagai langkah efektif untuk membangun pemahaman dan toleransi, memecahkan kesalahpahaman, dan mencegah konflik.

Sementara itu, Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP RI, Dr Prakoso MM dalam materinya mengingatkan tentang kekayaan dan keberagaman Indonesia.

“Indonesia itu beraneka ragam, Bhinneka Tunggal Ika. Inilah kenyataan yang harus kita syukuri,” kata Prakoso.