Ungaran,Sekilasmedia.com-Lonjakan arus mudik Lebaran yang memicu antrean panjang kendaraan di ruas tol wilayah Kabupaten Semarang pada Selasa, 24 Maret 2026, membuat Kepolisian Resor Semarang memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way lokal di Tol Semarang–Solo.
Rekayasa lalu lintas tersebut diterapkan mulai dari KM 459 wilayah Tingkir, Salatiga, hingga KM 421 di Gerbang Tol Banyumanik. Kebijakan ini diambil setelah kepadatan kendaraan meningkat signifikan di sepanjang ruas tol tersebut.
Pembukaan jalur one way lokal dipimpin langsung Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, didampingi Wakapolres dan Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Semarang di titik krusial KM 459.
Ratna mengatakan kebijakan diskresi itu diambil setelah berkoordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah dan melakukan pemantauan kondisi lalu lintas di lapangan. Menurut dia, antrean kendaraan sempat mengular di beberapa titik ruas tol.
“Setelah berkoordinasi dan melakukan pemantauan bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, kami memberlakukan one way lokal untuk menarik arus dari KM 459 sampai KM 421,” kata Ratna di lokasi. Ia menambahkan, kepadatan tercatat mulai dari KM 471 hingga KM 459 arah Semarang, serta di KM 448 hingga lingkar Bawen KM 442.
Selain mengatur arus kendaraan, kepolisian juga mengingatkan pemudik untuk memperhatikan faktor keselamatan selama perjalanan. Ratna mengimbau pengendara menjaga kondisi fisik dan memastikan kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum memasuki tol.
“Kami menghimbau masyarakat agar selalu berhati-hati, patuhi rambu-rambu, dan pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima. Cek tekanan ban dan mesin sebelum berangkat agar perjalanan sampai ke rumah tetap aman dan nyaman,” ujarnya.
Terkait kepadatan di sejumlah rest area, Ratna mengatakan pihaknya telah menempatkan personel untuk melakukan pengelolaan dan kanalisasi arus kendaraan. Jika kapasitas rest area penuh, petugas akan mengarahkan pemudik menuju lokasi istirahat berikutnya.
“Hingga saat ini kami lakukan pengelolaan dan kanalisasi di sejumlah rest area di Kabupaten Semarang. Apabila sudah tidak menampung, akan kami imbau dan arahkan menuju rest area berikutnya,” kata dia.
Hingga berita ini diturunkan, petugas kepolisian masih bersiaga di sejumlah titik dan pintu tol guna memastikan rekayasa lalu lintas berjalan lancar. Sementara itu, pengendara dari arah Semarang menuju Solo diarahkan menggunakan jalur arteri nasional selama sistem one way lokal diberlakukan.






