Daerah

Dua Mahasiswi UIN KHAS Jember Ukir Prestasi, Lulus Jalur Publikasi Ilmiah Tanpa Skripsi

×

Dua Mahasiswi UIN KHAS Jember Ukir Prestasi, Lulus Jalur Publikasi Ilmiah Tanpa Skripsi

Sebarkan artikel ini
Tugas akhir berbasis publikasi ilmiah mulai diminati. (Foto aurel)

Jember,Sekilasmedia.com– Dunia akademik Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dua mahasiswi dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) berhasil menyelesaikan studi mereka melalui jalur publikasi ilmiah, sebuah alternatif tugas akhir yang kini mulai menjadi tren di perguruan tinggi ternama.

Capaian ini menjadi bukti alternatif tugas akhir berbasis publikasi mulai diminati. Skema tersebut memberi ruang mahasiswa berkontribusi langsung pada dunia akademik melalui karya ilmiah.

Fithriyah Shofiana Pratiwi menjadi salah satu mahasiswa yang berhasil menempuh jalur tersebut. Ia menyelesaikan studinya lewat artikel ilmiah di jurnal nasional bereputasi.

BACA JUGA :  Diduga PT KCC Menambang Batuan di WIUP PT. Manggala Bumi Putra

Artikel Fithriyah terbit di jurnal SINTA 1, yakni Edureligia. Publikasi ini dikenal memiliki standar seleksi tinggi dalam indeksasi nasional.

Keberhasilan tersebut mencerminkan kualitas riset yang kuat. Jurnal SINTA 1 menjadi kategori tertinggi dalam sistem indeksasi ilmiah nasional.

Mahasiswi lainnya, Safiera Putri Ramadhania Nasution, juga menempuh jalur serupa. Ia menyelesaikan studi melalui publikasi di jurnal ilmiah bereputasi.

Safiera menerbitkan artikelnya di jurnal SINTA 2, Al Bidayah. Publikasi ini menunjukkan kualitas penelitian yang baik dalam bidang pendidikan dasar Islam.

Kedua capaian ini tidak lepas dari kebijakan kampus. UIN Khas Jember memberikan opsi tugas akhir berupa publikasi ilmiah selain skripsi.

BACA JUGA :  Peduli Penanganan, IKAFOURSMA Donasi Ribuan Masker ke Polda Bali

Kebijakan tersebut dinilai sebagai inovasi akademik. Mahasiswa didorong lebih produktif menulis dan aktif berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

Koordinator Prodi PGMI, Imron Fauzi, mengapresiasi keberhasilan tersebut. Ia menilai jalur publikasi menjadi langkah strategis dalam membangun tradisi akademik.

“Ke depan, kami berharap penulisan tugas akhir berupa jurnal ilmiah menjadi budaya akademik yang kuat di lingkungan kampus,” ujar Imron.

“Hal ini penting agar mahasiswa lebih produktif, kritis, dan mampu memberi kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan,” tambahnya.