Sosial

Dari Pengusaha Hingga Driver Ojol Kolaborasi Lintas Sektor Atasi Dampak Ekonomi Pasca-Karhutla

×

Dari Pengusaha Hingga Driver Ojol Kolaborasi Lintas Sektor Atasi Dampak Ekonomi Pasca-Karhutla

Sebarkan artikel ini
Aksi Nyata di Tengah Kabut Gubernur Herman Deru Apresiasi Gerakan Kemanusiaan Sultan Muda Sumsel (foto/sekilasmedia.Com)

Palembang,Sekilasmedia.com-Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., bersama komunitas pengusaha muda “Sultan Muda Sumsel” dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Provinsi Sumsel, menyalurkan bantuan sosial berupa kebutuhan pokok kepada masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penyerahan bantuan berlangsung di Gedung OJK Kantor Regional Sumbagsel, Jalan Jend. Sudirman No. 1025, Palembang, pada Jumat (16/10/2026).

Bantuan ini merupakan wujud kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, regulator keuangan, dan pelaku usaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumsel melalui sayap “Sultan Muda”. Fokus utama penyaluran adalah membantu warga, khususnya mitra pengemudi ojek online (ojol) dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang mengalami penurunan pendapatan akibat aktivitas ekonomi yang terhambat oleh kabut asap.

Kepala OJK Provinsi Sumsel, Arifin Susanto, S.E., M.Sc., menekankan pentingnya respons cepat dari berbagai pihak. Ia bahwa dampak karhutla tidak hanya dirasakan di area terbakar, tetapi juga merambat ke sektor transportasi dan ekonomi kreatif.

BACA JUGA :  TP PKK dan DP3AP2KB Kota Kediri Gencarkan Penanggulangan Stunting di Bulan Ramadan

“Banyak mitra driver ojek online kehilangan penghasilan karena permintaan turun drastis saat sekolah diliburkan atau aktivitas warga berkurang akibat kabut asap. Begitu pula pedagang kaki lima dan UMKM lainnya,” ujar Arifin.

Arifin menambahkan, inisiatif ini bermula dari komunikasi intensif antara OJK, asosiasi driver, dan komunitas pengusaha. Berdasarkan data awal, ribuan mitra driver dan pelaku usaha mikro terdampak, sehingga penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap untuk memastikan ketepatan sasaran ujarnya.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian para pengusaha muda. Menurutnya, aksi ini membuktikan peran vital sektor swasta dalam tanggap darurat bencana tanpa harus menunggu instruksi formal pemerintah.

“Ini adalah aksi kemanusiaan murni. Saya terharu melihat teman-teman di HIPMI dan Sultan Muda, di tengah kesibukan bisnis, masih sempat berpikir untuk berbagi kepada saudara kita yang kesulitan,” ungkap Herman Deru.

BACA JUGA :  Meriah, Lomba Merias Lansia di RPL Tribuana Tungga Dewi

Herman Deru juga menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk terus memantau distribusi bantuan agar merata. Ia mengakui bahwa data korban terdampak masih terus diperbarui dan kemungkinan masih ada ribuan warga lain, termasuk petani dan nelayan, yang membutuhkan uluran tangan serupa.

“Kita ingin penyelesaian ini tuntas dan merata. Apa yang diterima hari ini adalah simbol solidaritas, dan upaya kami akan terus berlanjut,” tambah Gubernur.

Turut hadir mendampingi dalam acara tersebut antara lain Asisten Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Pemprov Sumsel, Basyaruddin Akhmad, M.Sc.; Ketua Umum BPD HIPMI Sumsel, Puri Andamas; Ketua Asosiasi Driver Online Sumsel, Muhammad Asrul Indrawan; serta sejumlah Kepala Dinas terkait dan jajaran staf khusus Gubernur.

Penyerahan bantuan ditandai dengan pemberian paket beras secara simbolis kepada perwakilan masyarakat terdampak dan perwakilan driver ojek3 online, sebagai wujud gotong royong mengatasi dampak sosial pasca-karhutla di Bumi Sriwijaya.