Hukum

MEMBAWA SAJAM, PELAJAR DAN ORMAS TAK BERKUTIK SAAT DITANGKAP

×

MEMBAWA SAJAM, PELAJAR DAN ORMAS TAK BERKUTIK SAAT DITANGKAP

Sebarkan artikel ini

Denpasar Bali,Sekilasmedia.com –
Pengaruh minuman keras, mobil yang dikendarai pelajar berinisial HA (17) terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Sudirman, tepatnya depan Pertokoan Sudirman Agung, Denpasar Selatan (Densel).

Namun, saat polisi tiba dan menggeledah mobil tersebut ditemukan dua pisau milik rekan AH, SD (18) remaja asal Jalan Tunduh Penyu Dipal,  Denpasar, yang juga berstatus pelajar dan langsung diamankan, Minggu (30/9).

Informasi diperoleh, pada waktu kejadian, anggota Polsek Densel mendapat laporan dari masyarakat bahwa di Pertokoan Grand Sudirman Agung telah terjadi kecelakaan lalu lintas. Polisi langsung ke sana dan melakukan olah TKP.

BACA JUGA :  Dua Anggota Geng Motor di Tangkap Polisi Saat Hendak Tauran di Desa Meranti,Kabupaten Asahan

Saat diperiksa, HA ternyata mengendarai mobil Mazda dalam keadaan mabuk. Sedangkan SD mengaku, sajam yang dibawa milik pamannya. Ia pun langsung dibawa ke Mapolsek Densel, berikut barang buktinya.

” Pemeriksaan terhadap SD masih akan dikembangkan, ” ujar Kanitreskrim Polsek Densel, Iptu Hadimastika.

Tidak hanya itu, Kanit Hadimastika juga menyatakan, jika timnya berhasil penangkap anggota ormas, Kadek Ariawan (35) karena kedapatan membawa sajam saat dugem di kafe di Jalan Gelogor Indah, Kuta. Pria asal Buleleng itu ditangkap pada Sabtu (29/9) pukul 23.15 Wita.

BACA JUGA :  LSM AMPP Minta Pidkor Polres Probolinggo Segera Mengusut Dana Desa Gending

Berawal saat tim melakukan penyisiran di TKP dan menggeledah sejumlah pengunjung kafe. Oleh tim Satreskrim Polresta Denpasar, mengamankan belati yang diselipkan di kaos kaki kiri tersangka Ariawan. Selanjutnya pria bertato ini digelandang ke Mapolresta Denpasar.

Kasatreskrim Polresta Denpasar, Kompol Wayan Arta Ariawan, saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut. Ia  menambahkan, saat ini sedang gencar dilakukan penindakan  kejahatan jalanan dan menggelar kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (K2YD).

” Kami melaksanakan razia terhadap pengunjung kafe dengan sasaran senpi, sajam dan narkotika, ” tutupnya(son)