Kriminal

Pemalak Pedagang Diamankan Warga

×

Pemalak Pedagang Diamankan Warga

Sebarkan artikel ini

Denpasar Bali, Sekilasmedia.com – Warga Monang Maning, pada Jumat (1/2) lalu, mengamankan dan menyerahkan pelaku pemalakan terhadap beberapa pedagang di Jalan Rinjani, Denpasar Barat, kepada polisi.

Pelakunya, berinisial GS (47) merupakan seorang preman di wilayah itu. Kini pria berambut gondrong dan bertatto ini, harus berurusan dengan aparat kepolisian.

Kapolsek Denpasar Barat AKP Johanes Nainggolan, Senin (4/2) mengatakan, jika kasus tersebut ditangani pihak Polresta Denpasar.

” Perkara ini sepertinya ditangani Polresta Denpasar, ” jelasnya singkat.

Informasi yang dihimpun sekilasmedia.com di TKP, sebelum diamankan warga pada Jumat dinihari, GS sebelumnya sudah keliling tempat memalak pedagang. Dimana para pedagang itu dimintai sejumlah uang mulai Rp 50 ribu hingga ratusan ribu.

BACA JUGA :  Komplotan Spesialis Bobol Toko Diringkus Sat Reskrim Polresta Denpasar

” Pelaku GS ini melakukan aksinya sendirian, dalam kondisi mabuk, ” ujar NGA sumber.

Dijelaskan, aksi GS ini akhirnya terhenti di ruko playstation dan barber shop milik Sabas di Jalan Rinjani, Denpasar pada Jumat dinihari sekitar pukul 01.00 Wita. Saat itu, GS dengan kondisi mabuk masuk ke dalam ruko dan langsung minta uang kepada pemilik ruko.

” Awalnya, pemilik ruko memberikan uang Rp 50 ribu, tapi ditolak, dan GS minta Rp 300 ribu, ” imbuh dia.

BACA JUGA :  HASIL DARI OLAH TKP, ANGGOTA RESKRIM SEKTOR SUKODONO BEKUK PELAKU JAMBRET

Lantaran GS mengancam dan korban tidak punya uang, akhirnya mengatakan akan mengambil uang di ATM. Mendengar keterangan korban, GS malah minta uang Rp 500 ribu. Tidak terima mendapat perlakuan dari sang preman, korban akhirnya melaporkan ke warga.

Tanpa dikomando, warga mendatangi ruko korban dan menangkap preman gondrong tersebut tanpa perlawanan. Selanjutnya oleh warga diserahkan ke aparat kepolisian.

Pemalakan yang dilakukan GS terekam kamera CCTV yang ada di dalam barber shop itu. Bahkan dalam aksinya, preman yang memiliki tattoo penuh di lengan kanan ini juga mengaku sebagai anggota ormas (organisasi masyarakat) besar di Bali.(soni).