Kriminal

MOBIL ASAL JAKARTA DI CURI KETEMU DI DESA POLO KABUPATEN LUMAJANG

×

MOBIL ASAL JAKARTA DI CURI KETEMU DI DESA POLO KABUPATEN LUMAJANG

Sebarkan artikel ini
Foto mobil
Foto mobil

Lumajang, Sekilasmedia.com – Jajaran Kepolisian Polres Lumajang mendapatkan laporan dari warga adanya temuan mobil tak bertuan di dekat Gudang Rongsokan, di Dusun Wringin, Desa Pulo, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Kamis (14/3/2019) kemarin.

Kejadian pertama kali ditemukan oleh salah satu warga bernama Suyitno (53) seorang petani.

Merasa curiga dengan mobil tersebut, dirinya memanggil warga lainnya untuk memastikan pemilik kendaraan tersebut.

Karena keduanya tak berhasil menemukan pemilik di sekitaran kendaraan, karena merasa asing akan kendaraan tersebut, warga sepakat untuk melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian Polsek Tempeh.

BACA JUGA :  Pesta Sabu, Sepasang Kekasih Digrebek di Kamar Kost

Namun saat akan melaporkan kejadian tersebut, warga bertemu dengan tim Cobra Polres Lumajang saat sedang melaksanakan patroli.

Tim Cobra langsung mendatangi lokasi kejadian, kemudian dilakukan penyelidikan.

Setelah diselidiki akhirnya diketahui kendaraan berjenis pick up berwarna hitam tersebut adalah milik PT Sentra Kreasi Niaga yang beralamat di Jl. Matraman Raya No. 40 Jakarta Timur yang sempat hilang pada 26 Februari 2019 di wilayah Jakarta. Selanjutnya kendaraan tersebut diamankan oleh petugas ke Polsek Tempeh.

Dikonfirmasi melalui sambungan via selulernya AKP Hasran Cobra Kasat Reskrim Polres Lumajang mengatakan bahwa kendaraan roda empat tersebut memang milik salah satu PT di Jakarta.

BACA JUGA :  Tiga Oknum Wartawan Pemeras di tangkap

“Seusai kami selidiki nomor rangka serta nomor mesin, diketahui kendaraan tersebut adalah milik PT Sentra Kreasi Niaga, yang beralamat di Jakarta Timur. Untuk plat nomor kendaraan ini sendiri adalah B 9157 XI, serta pick up tersebut berwarna hitam,” terang pria yang juga menjabat sebagai Katim Cobra tersebut.

Sementara Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan, penemuan ini tak lepas dari peran masyarakat yang langsung melaporkan akan adanya kendaraan asing diwilayahnya.

“Pihak kami sedang berkoordinasi dengan pihak kepolisian di Jakarta agar kendaraan tersebut dapat segera kami kembalikan,” ungkap Arsal. (Mad).