
LUMAJANG, Sekilasmedia.com – Pada hari Selasa (29/7/2019),Operasi sepeda motor bodong “Door to Door” yang digelar Team Cobra Polres Lumajang,di Dusun Darungan Desa. Wonoayu Kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang, ditenggarai telah bocor ditelinga Masyarakat sekitar. Alhasil tak banyak ditemukan kendaraan bermotor dirumah warga. Bahkan juga banyak rumah yang ditinggalkan penghuninya dengan di kunci rapat.
Namun demikian, pihak Kepolisian berhasil menemukan 5 Unit motor bodong diwilayah tersebut.ke- 5 unit sepeda motor bodong tersebut, ditemukan Team yang di pimpin oleh Kasat Lantas. Semula Team tersebut juga tidak menemukan kendaraan bodong di rumah warga.
Kejanggalan baru terlihat setelah Kasat Lantas melihat jejak sepeda motor yang mengarah ke kebun belakang pemukiman warga. Setelah di telusuri jejak tersebut ternyata benar, bahkan mengarah ke tanah yang curam.terlihat dari jauh timbunan daun pisang yang tak masuk akal serta sedikit memantulkan cahaya matahari.
Benar saja setelah dicek langsung, ternyata gundukan daun pisang tersebut didalamnya ada Honda Beat warna Putih yang sengaja ditutupi oleh pemiliknya. Ternyata nomor rangka serta nomor mesin sudah halus bekas di amplas,ternyata juga kontak dari motor tersebut sudah di rusak. Kemudian team Cobra segera membawa unit motor-motor tersebut ke Mapolres Lumajang.
Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MM mengatakan modus dari pemilik kendaraan bodong mulai berubah. “Penemuan motor bodong hari ini yang disembunyikan di kebun warga bukan yang pertama. Tercatat sudah beberapa kali saya bersama Team Cobra menemukan kasus demikian. Untuk itu setiap operasi motor bodong akan saya lakukan juga pengecekan ke kebun-kebun warga” ungkap Arsal.
Lebih lanjut, pria lulusan Akademi Kepolisian tahun 1998 ini menerangkan Tim Cobra tak kan pernah kehabisan cara untuk membongkar kejahatan di wilayah hukum Polres Lumajang. “Jika mereka punya seribu cara untuk menutupi aksi mereka, saya punya sejuta cara untuk membongkarnya. Pesan saya, jangan bangga ikut dalam lingkaran kejahatan. Lebih baik membeli kendaraan yang jelas dari mana asal usulnya, ketimbang membeli motor murah namun akhirnya harus berurusan dengn Team Cobra” tutup Kapolres.
Pernyataan Kapolres Lumajang tentang bocornya razia yang hendak dilakukan oleh Team Cobra bukanlah isapan jempol belaka. Beberapa warga juga mengatakan ada sejumlah tokoh Masyarakat yang menyebarkan informasi akan adanya razia motor bodong baik menggunakan whatsapp maupun dari mulut ke mulut. bahkan ada yang di umumkan lewat loudspeaker masjid.
Kasat Lantas Polres Lumajang AKP I Gede Putu Atma Giri MH menyampaikan bagaimana akhirnya bisa menemukan kendaraan bodong yang ditutupi daun pisang “tadi kami juga sudah mau kembali untuk konsolidasi sesuai instruksi Kapolres. Tapi saya merasakan adanya keanehan di RT 5, karena banyak sekali jejak-jejak motor ke arah kebun sengon. saya bersama tim kemudian mengikuti jejak tersebut, dan benar saja, kami temukan motor yang ditutup rapat oleh daun-daun pisang. setelah di cek, nomor rangka dan nomor mesinnya sudah dirusak. setelah itu kami telusuri terus sehingga bisa menemukan 4 motor lagi yang di simpan dengan ditutupi daun-daun pisang” ujar Giri.(Shelor)











