Kriminal

Ngiler!! Melihat Sapi Jenis Limosin, Sang Pencuri Panjat Dinding Bambu Kandang

×

Ngiler!! Melihat Sapi Jenis Limosin, Sang Pencuri Panjat Dinding Bambu Kandang

Sebarkan artikel ini
Ngiler!! Melihat Sapi Jenis Limosin, Sang Pencuri Panjat Dinding Bambu Kandang
foto Tim kepolisian saat melakukan olah TKP
Ngiler!! Melihat Sapi Jenis Limosin, Sang Pencuri Panjat Dinding Bambu Kandang
foto Tim kepolisian saat melakukan olah TKP

LUMAJANG, Sekilasmedia.com – Pada hari Kamis, 12 September 2019 Polsek Padang menerima laporan tentang pencurian seekor hewan Sapi jenis limosin, milik salah satu warga bernama, Aryo (50), Alamat Dusun Krajan Desa Merakan Kecamatan Padang Kabupaten Lumajang. Kamis (12/09/2019).

Sekitar pukul: 00.10 Wib. korban melihat ternak Sapinya untuk diberi makan karena sapi tersebut dalam keadaan hamil. Kemudian setelah ditinggal tidur, korban dibangunkan istrinya pada pukul 02.00 bahwa ternak Sapinya telah hilang diambil pencuri.

Modus yang dilakukan para pencuri tersebut dengan cara memanjat dinding bambu sebelah timur kandang dan keluarnya melalui pintu kandang sebelah barat

BACA JUGA :  Diduga Oknum Tidak Bertanggung Jawab Sang Pengerusak Pipa di Pronojiwo

Team Cobra Polsek Padang dan SKD dengan cepat menelusuri jejak yang di tinggalkan oleh sapi dan para jejak pencuri agar tidak kehilangan harta satu-satunya bapak Aryo tersebut.

Usaha yang dilakukan Team Cobra Polsek Padang dan Anggota SKD berbuah manis, karena sapi milik Ariyo tak lama kemudian berhasil diketemukan di daerah timur balai Desa Pandansari Kecamatan Padang.

Kapolres Lumajang AKBP. DR. Muhammad Arsal Sahban SH. SIK. MM. MH., mengungkapkan “Seperti yang sering saya ungkapkan bahwa dengan berkolaborasi antara Polsek dan Anggota SKD maka Kriminalitas di Desa akan mudah cepat teratasi. Pergerakan SKD dengan jumlah besar dapat dengan mudah menutup pergerakan para pelaku pencuri sapi sehingga tidak berhasil mendapatkan sapi curiannya.

BACA JUGA :  Diharapkan Petani Selalu Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan

“Alhamduliah karena sapi tersebut dapat ditemukan, namun saya kecewa karena korban tidak menggunakan rantai sapi yang pernah saya sosialisasikan untuk mencegah upaya tindak pencurian sapi” ujar Arsal.

Kapolsek Padang Iptu.Toni Supartono SH., mensosialisasikan penggunaan rantai sapi kepada korban “Saya harap kepada semua masyarakat agar menggunakan rantai sapi untuk mencegah terjadinya pencurian sapi Kapolres sudah merancang rantai ini sedemikian rupa untuk mencegah hal ini terjadi. Harga rantai ini tidak sebanding dengan harga sapi milik warga sekalian, maka saya himbau untuk penggunaan rantai sapi sebagai alat pengaman ekstra” terang Toni. Pungkasnya.(Shelor)