Mojokerto,Sekilasmedia.com-
Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-107 Kota Mojokerto, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto sukses menggelar Kirab Budaya Mojo Bangkit yang berlangsung meriah pada Kamis (26/6). Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat dari berbagai wilayah yang memadati rute kirab sejak siang hari.
Acara dimulai dari Alun-Alun Wiraraja dan berakhir di depan Kantor Wali Kota Mojokerto. Sepanjang jalur kirab, masyarakat disuguhkan berbagai pertunjukan budaya seperti seni Reog, tarian tradisional, teater jalanan, hingga atraksi kesenian Jaranan dan Bantengan. Tidak hanya menjadi tontonan menarik, kirab budaya ini juga menjadi ajang pelestarian nilai-nilai lokal yang kian jarang ditemukan.
Wakil Wali Kota Mojokerto, Dr. Rahman Sidarta Arisandi (Cak Sandi), dalam sambutannya menekankan pentingnya peran budaya dalam membangun karakter kota. “Kirab ini adalah simbol semangat kita bersama. Warisan budaya adalah kekuatan untuk menjaga identitas Mojokerto agar tidak luntur di tengah arus modernisasi,” tuturnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Ruby Hartoyo, S.Sos., MM., turut mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat. Ia menyebut Kirab Budaya Mojo Bangkit sebagai momentum strategis untuk mengajak generasi muda mencintai dan melestarikan budaya lokal.
“Peringatan Hari Jadi bukan hanya soal perayaan, tapi juga wujud rasa syukur kita atas perjalanan panjang kota ini. Melalui kirab, kita perlihatkan bahwa Mojokerto punya kekayaan seni budaya yang luar biasa,” jelas Ruby.
Rangkaian acara tidak hanya dipusatkan pada kirab, namun juga diramaikan dengan kehadiran pelaku UMKM yang menjajakan aneka kuliner tradisional dan kerajinan lokal. Kehadiran mereka menambah semarak sekaligus memberi dampak ekonomi bagi warga.
Salah satu pengunjung, Heri Santoso, warga asal Nganjuk, mengaku sengaja datang bersama keluarganya karena penasaran dengan keberagaman budaya yang ditampilkan. “Saya senang sekali bisa melihat langsung pertunjukan budaya khas Mojokerto. Anak-anak saya jadi tahu kalau budaya itu indah dan perlu dijaga,” katanya.
Dengan suksesnya Kirab Budaya Mojo Bangkit 2025, Pemerintah Kota Mojokerto kembali membuktikan komitmennya untuk menjadikan budaya sebagai bagian integral dari pembangunan kota. Semangat kolaborasi, partisipasi aktif warga, serta keberpihakan terhadap kearifan lokal menjadi modal kuat menuju Mojokerto yang semakin maju dan berkarakter.(wo/adv)











