Daerah

Ning Ita Ajak Warga Perkuat Peran Keluarga dalam Memutus Rantai Penyalahgunaan Narkoba

×

Ning Ita Ajak Warga Perkuat Peran Keluarga dalam Memutus Rantai Penyalahgunaan Narkoba

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita) bersama Wakil Wali Kota Cak Sandi, Kepala BNN Kota Mojokerto, dan jajaran Pemkot mengikuti kerja bakti bersama warga usai kegiatan Sosialisasi Keluarga Bersih Narkoba (Bersinar) di Kelurahan Prajurit Kulon. (foto: Wibowo)

Mojokerto, Sekilasmedia.com-Pemerintah Kota Mojokerto terus mengintensifkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan menggandeng masyarakat hingga tingkat kelurahan. Salah satu langkah yang dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi Narkoba bertajuk Keluarga Bersih Narkoba (Bersinar) yang digelar di Kelurahan Prajurit Kulon, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan diawali dengan agenda Bike to Work yang diikuti Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita bersama Wakil Wali Kota Mojokerto Cak Sandi, Kepala BNN Kota Mojokerto, Sekretaris Daerah, serta jajaran Pemerintah Kota Mojokerto. Rombongan kemudian melanjutkan kerja bakti membersihkan lingkungan bersama warga sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan sekaligus membangun kebersamaan.

Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita menegaskan bahwa pemberantasan penyalahgunaan narkoba tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Menurutnya, diperlukan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, BNN, TNI, Polri hingga masyarakat agar upaya pencegahan berjalan efektif.

BACA JUGA :  Pjs Bupati Mojokerto Ikuti Webinar Tanggung Jawab Pemda dalam Penyelesaian Covid-19

“Kita memiliki tujuan yang sama, yakni mewujudkan Kota Mojokerto yang bebas dari narkoba. Karena itu, sinergi semua pihak sangat diperlukan agar penyalahgunaan narkoba dapat dicegah sejak dini,” ujarnya.

Ning Ita juga mengingatkan masyarakat agar tidak tergoda dengan keuntungan instan yang ditawarkan jaringan peredaran narkoba. Selain berisiko berhadapan dengan hukum, keterlibatan dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba juga dapat menghancurkan masa depan pelaku beserta keluarganya.

Ia mengajak masyarakat untuk memilih pekerjaan yang halal dan bermartabat meski dengan penghasilan sederhana dibanding harus mempertaruhkan masa depan akibat terjerat kasus narkoba.

Selain itu, Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto tersebut menyoroti pentingnya peran keluarga dalam melindungi generasi muda. Menurutnya, orang tua harus lebih peka terhadap pergaulan anak karena berbagai modus peredaran narkoba kini semakin menyasar kalangan remaja.

BACA JUGA :  70 Jamaah Haji Asal Kepanjen Telah Sampai di Indonesia Dengan Selamat

“Pengawasan dan komunikasi yang baik dalam keluarga menjadi benteng utama agar anak-anak tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Melalui Program Kampung Bersinar, Pemerintah Kota Mojokerto berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba terus meningkat. Ning Ita juga mengimbau warga agar tidak ragu melaporkan kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

Menurutnya, menjaga keluarga dan lingkungan dari ancaman narkoba merupakan tanggung jawab bersama demi menciptakan Kota Mojokerto yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. (adv-kom)