Daerah

Gus Fawait Tanggapi Wacana Maju Jatim 1, Pilih Fokus Bangun Jember

×

Gus Fawait Tanggapi Wacana Maju Jatim 1, Pilih Fokus Bangun Jember

Sebarkan artikel ini
Gus Fawait pilih fokus bangun jember. (Foto aurel)

 

Jember ,sekilasmedia.com- Bupati Jember Muhammad Fawait menanggapi santai wacana sejumlah anggota DPRD Jember yang mendorong dirinya maju sebagai calon gubernur Jawa Timur.

Sinyal dukungan tersebut muncul saat Gus Fawait menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Jember, Senin (14/9/2026) siang.

Alih-alih membahas peluang politik, Gus Fawait justru menegaskan komitmennya menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah di Kabupaten Jember.

Menurutnya, dukungan dan harapan positif dari masyarakat maupun anggota dewan merupakan hal baik yang patut disyukuri.

BACA JUGA :  Serap Aspirasi Masyarakat, Anggota DPRD Jatim Guntur Wahono Gelar Reses II tahun 2025 di Binangun

“Semua doa baik tentu kami aminkan. Tetapi, soal pemilihan gubernur, izinkan saya fokus bekerja terlebih dahulu untuk mewujudkan program-program yang ada di Jember,” ujar Gus Fawait.

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menyebut, pembangunan daerah masih menjadi prioritas utama selama menjalankan amanah sebagai kepala daerah.

Ia ingin memastikan program strategis pemerintah berjalan maksimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Jember.

Fokus tersebut mencakup penguatan pelayanan dasar, peningkatan kualitas pendidikan, serta pemulihan ekonomi masyarakat yang terus didorong pemerintah daerah.

BACA JUGA :  Limbah Busuk Desa Wonoploso Disidak Dewan

Sementara itu, Gus Fawait menjelaskan bahwa keputusan terkait pencalonan gubernur merupakan kewenangan pimpinan partai politik di tingkat pusat.

Sebagai kader partai, dirinya mengaku siap menerima setiap penugasan yang diberikan, termasuk kemungkinan melanjutkan kepemimpinan di Jember.

“Urusan Pilkada maupun Pilgub itu keputusan beliau-beliau yang ada di Jakarta. Tugas saya sekarang adalah bekerja dan mengentaskan kemiskinan di Jember,” tegasnya.

Gus Fawait menambahkan, dirinya siap ditempatkan di mana pun sesuai keputusan partai, termasuk apabila tidak kembali mencalonkan diri dalam kontestasi politik berikutnya.