Kriminal

Puluhan Ribu Pil Dobel L Jadi Barang Bukti Pelaku Pengedar Narkoba

×

Puluhan Ribu Pil Dobel L Jadi Barang Bukti Pelaku Pengedar Narkoba

Sebarkan artikel ini
Puluhan Ribu Pil Dobel L Jadi Barang Bukti Pelaku Pengedar Narkoba
foto pelaku pengedar narkoba
Puluhan Ribu Pil Dobel L Jadi Barang Bukti Pelaku Pengedar Narkoba
foto pelaku pengedar narkoba

Kediri, Sekilasmedia.com – Jajaran Polres Kediri berhasil menggagalkan peredaran narkoba sebanyak 83 ribu butir pil dobel I. Barang haram haram itu didapat dari penangkapan pelaku yang bernama Sunaryo (23) warga Desa Blimbing Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri.

Kasubbag Humas Polres Kediri Iptu Purnomo mengungkapkan pelaku ditangkap saat melakukan transaksi di daerah Desa Brenggolo, Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri.

Penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari informasi yang diterima tim Buser.”Pelaku diamankan di pinggir jalan raya Desa Brenggolo,” ungkap Iptu Purnomo, Jumat (15/11/2019).

BACA JUGA :  Tersangka Pencuri Amplop Berhasil Di Amankan Satpam

Diduga malam itu Sunaryo hendak melakukan transaksi dengan calon pembelinya. Petugaspun langsung melakukan penangkapan saat mengetahui sasaran berhenti di persimpangan Desa Brenggolo. Petugas mengamankan pelaku dengan barang bukti 1.000 butir pil dobel l yang dibawa Sunaryo.

Petugas melakukan pengembangan dan mengintrogasi pelaku. Dihadapan penyidik, Sunaryo mengaku jika masih menyimpang puluhan ribu butir pil dobel l yang disimpan di rumahnya. Dari hasil penggeledahan ditemukan 82 butir pil dobel L.

BACA JUGA :  Pelaku Pembunuhan Sadis Balita Selfi Nur Indah Sari Ambunten Sumenep Ditangkap

“Total barang bukti 83 ribu butir pil dobel siap edar, ” jelas Kasubbag Humas. Pelaku dan barang bukti kemudian diamankan ke Mapolres Kediri untuk proses penyidikan lebih lanjut. Saat ini petugas masih melakukan introgasi kepada Sunaryo dari mana dia mendapatkan barang bukti tersebut. Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 197 Undang-Undang No 36 tahun 2009 tentang kesehatan..

“Anggota Satresnarkoba Polres Kediri masih mengembangkan kasus tersebut,. Diduga masih ada jaringan lainnya,” pungkasnya.(hernowo)