Pariwara

Pengusaha Kue Donat dan Lumpia Asal Tambak Agung Kebanjiran Pesanan

×

Pengusaha Kue Donat dan Lumpia Asal Tambak Agung Kebanjiran Pesanan

Sebarkan artikel ini

Mojokerto, Sekilasmedia.com-Lezatnya donat dan kue lumpia rumahan di Dusun teras Desa Tambak Agung kecamatan Puri kabupaten Mojokerto. Jadi Incaran kawula muda sebagai camilan, lezatnya kue donat dan kue lumpia rumahan ini buatan patrem sangat diminati masyarakat.

Makanan kue tradisional yang disajikan di setiap daerah semakin melejit seiring berkembangnya zaman. Bahkan berbagai citarasa serta olahan berbasis modern pun tidak ketinggalan. Salah satunya donat meses yang dijual oleh Patrem .

Saya berjualan donat dari 2010, yang awalnya mencoba dengan menggunakan resep sendiri, dan Alhamdulillah hingga tiap hari dapat menutupi biaya kebutuhan sehari-hari,” kata patrem Selasa, (8/8/23).

BACA JUGA :  Ainun Najib, Namanya Melejit Setelah Presiden Jokowi Menyebutnya Di Acara Pengukuhan PBNU

Patrem menambahkan, awalnya berjualan dengan menitipkan donat, lumpia tersebut di sejumlah warung yang ada di daerah sekitar dengan turut dibantu oleh suami, anak-anaknya, seperti ke sekolah, toko kue dan hingga saat ini sudah masuk toko swalayan di kabupaten Mojokerto.

Lebih lanjut, dalam sehari mampu menghabiskan 300 donat, lumpia dengan harga jual berkisar 1600 rupiah, dengan keuntungan perhari sekitar 500 ribu rupiah juga rasa donatnya dan tekstur lebih empuk dan gurih, garing dari donat lainnya.

Dalam pembuatan lumpia, bahan dasar yang dipakai adalah tepung terigu, tepung tapioka ,telur, air secukupnya dan bahan isinya wortel, ayam bawang brambang serta bumbu lainnya.

BACA JUGA :  Indonesia Bakal Menjadi Negara Mercusuar Tentang Kepegawaian Dengan Lahirnya LP5N

Bahkan pihaknya juga menyediakan donat dengan berbagai topping di atasnya. Namun paling banyak dan sering dijual adalah donat meses, baik itu berbentuk gelang. juga menerima pesanan di nomor whatsapp 085755270168.

Tambahnya, sebagai pelengkap cemilan, turut juga disediakan risol sayur, pisang coklat, dan berbagai makanan  cemilan lainnya. Tidak hanya itu, dirinya juga menerima orderan cemilan ketika ada acara. Sepekan kami bisa menghasilkan omzet sekitar Rp. 3 juta lebih, namun kami sangat berharap kedepannya ada modal yang lebih beserta kendaraan guna membantu proses usaha,” imbuhnya.(hari)